Timnas Italia (JIBI/Reuters/Michael Kooren)
Rabu, 8 November 2017 08:00 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Internasional Share :

PIALA DUNIA DUNIA 2018
Play-Off: Italia Pantang Ulangi Tragedi 6 Dekade Silam

Piala Dunia 2018 memasuki fase play-off.

Solopos.com, ROMA — Tidak ada yang meragukan nama besar Italia di kancah sepak bola dunia.  Tapi, nama besar tim berjuluk Azzurri itu sedang dipertaruhkan untuk lolos ke Piala Dunia 2018.

Juara dunia empat kali itu harus menyingkirkan Swedia pada play-off Zona Eropa untuk memastikan tempat di Piala Dunia tahun depan. Pertandingan ini akan digelar dalam dua leg. Azzurri akan melawat ke Swedia pada leg pertama, Sabtu (11/11/2017) dini hari WIB, kemudian gantian menjadi tuan rumah pada leg kedua, tiga hari kemudian.

Italia pantas tersenyum jika menengok rekor beberapa pertemuan terakhir melawan Swedia. Azzurri tak pernah menelan kekalahan dalam lima duel terbaru.  Bahkan empat di antaranya selalu berakhir dengan kemenangan, salah satunya ketika membungkam Swedia 1-0 pada fase grup Euro 2016. Namun, Swedia tetaplah tim tangguh.

Meski tak diperkuat sang ikon, Zlatan Ibrahimovic, yang pensiun sejak usai Euro 2016, tim berjuluk Blagult tetap memliki kedalaman skuat yang mumpuni. “Mereka punya empat hingga lima skuat yang sama kuat. Mereka bermain sama. Mereka mengandalkan fisik dan organisasi permainan yang bagus. Itu sudah bagian dari DNA mereka,” jelas Pelatih Italia, Gian Piero Ventura, seperti dilansir Thestar.com, Selasa (7/11/2017).

“Namun masalah utamanya bukan Swedia. Masalahnya apa yang bisa kami lakukan. Italia harus bermain layaknya Italia. Kami selalu tampil di panggung yang sangat penting,” sambungnya.

Tim sekelas Italia memang “haram” absen di panggung sebesar Piala Dunia. Kali terakhir Azzurri gagal lolos ke pesta sepak bola antarnegara terbesar di jagat ini yakni pada Piala Dunia 1958 atau sekitar enam dekade silam. Sementara turnamen mayor kali terakhir yang mereka lewatkan yakni Euro 1984 dan 1992. “Tidak ada yang berpikir kami tidak lolos,” lanjut Ventura.

Kapten Azzurri, Gianluigi Buffon, bisa mengambil inspirasi atas debutnya bersama Italia. Kebetulan, laga pertama Buffon itu juga terjadi pada play-off Piala Dunia ketika Italia bertemu Rusia di lapangan bersalju pada 1997. Hasilnya, Buffon mampu mengantar Azzurri ke Piala Dunia 1998 yang digelar di Prancis.

“Kami optimistis dan sejarah milik kami. Bayangkan Piala Dunia tanpa Italia?,” ujar kiper gaek yang berencana pensiun dari panggung internasional setelah Piala Dunia 2018 nanti, dilansir thenational.ae.

Saat kualifikasi, Ventura mengandalkan striker Andrea Belotti dan Ciro Immobile di lini depan. Namun, kebugaran mereka diragukan. Ventura pun memanggil Simone Zaza kembali ke skuat Azzurri sekitar absen sekitar setahun. Eks penyerang Juventus itu lumayan tajam bersama klub barunya, Valencia, dengan menorehkan 7 gol musim ini.

Winger Antonio Candreva, Lorenzo Insigne, dan Stephan El Shaarawy dalam performa top dengan klub masing-masing. Sedangkan gelandang berpengaruh Marco Verratti dan Daniele De Rossi bakal comeback setelah absen dalam dua laga terakhir di kualifikasi.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…