Logo Gunungkidul
Rabu, 8 November 2017 13:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Pemkab Gunungkidul Ngebet Suntikkan Dana ke Bank BPD DIY

Modal sebesar Rp201,9 miliar harus diberikan ke Bank BPD DIY dengan jangka waktu yang telah ditentukan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak mempermasalahkan pandangan dua fraksi di DPRD Gunungkidul yang belum sependapat dengan rencana penyertaan modal ke Bank BPD DIY. suntikan modal tetap harus dilakukan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Gunungkidul Azman Latif mengatakan, ia menghormati keputusan dari Fraksi PKS dan PDI Perjuangan DPRD Gunungkidul tentang wacana penyertaan modal ke Bank BPD DIY. Namun, Pemkab Gunungkidul juga harus menaati peraturan yang ada karena mengacu hasil rapat umum pemegang saham diharuskan memberikan suntikan modal ke Bank BPD DIY.

“Ini tidak bisa ditawar lagi dan modal sebesar Rp201,9 miliar harus diberikan ke Bank BPD DIY dengan jangka waktu yang telah ditentukan,” kata Azman saat dihubungi Harian Jogja, Selasa (7/11/2017).

Baca juga : Pemkab Gunungkidul Bakal Setor Modal Miliaran ke Bank BPD DIY

Ia menjelaskan, Pemkab akan bersikukuh menyuntikkan modal ke Bank BPD DIY. Selain sudah menjadi ketetapan bersama pemegang saham, Azman juga mengakui tim dari pemkab sudah membuat kajian sehingga kebijakan ini tidak sampai mempengaruhi kemampuan anggaran yang dimiliki. “Sudah dikaji dan penyertaan modal itu masih dalam jangkauan sehingga dapat direalisasikan,” ungkapnya.

Fraksi PKS dan PDI Perjuangan belum sependapat dengan rencana tersebut. Kedua fraksi ini menilai penyertaan tersebut harus dilakukan kajian yang mendalam dikarenakan nominal yang harus diserahkan relative besar. Anggota Fraksi PKS DPRD Gunungkidul Tri Iwan Isbumaryani mengatakan, penyertaan modal Rp201,9 miliar selama delapan tahun dirasa masih terlalu memberatkan. Sementara, di sisi lain Pemkab Gunungkidul juga masih memiliki kewajiban untuk terus berupaya mewujudkan kesejateraan rakyat.

Baca juga : Penyertaan Modal ke Bank BPD DIY Masih Dikaji DPRD Gunungkidul

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…