Tim dari Dinas Kebudayaan DIY melakukan pendokumentasian tiga dimensi untuk mendapatkan gambaran utuh kondisi Gua Braholo, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/Irwan A. Syambudi) Tim dari Dinas Kebudayaan DIY melakukan pendokumentasian tiga dimensi untuk mendapatkan gambaran utuh kondisi Gua Braholo, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/Irwan A. Syambudi).
Rabu, 8 November 2017 14:55 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Pembangunan Museum Benda Purbakala Gunungkidul Segera Ditindaklanjuti

Pembangunan museum untuk sejumlah benda temuan yang berusia puluhan ribu tahun di Gua Braholo perlu perencanaan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menindaklanjuti rencana pembangunan museum untuk menyimpan sejumlah penemuan dari Gua Braholo, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, pembangunan museum untuk sejumlah benda temuan yang berusia puluhan ribu tahun di Gua Braholo perlu perencanaan. Untuk itu, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan Gunungkidul dan DIY, serta sejumlah pihak lain yang terkait.

“Nanti akan dikoordinasikan dengan Dinas Kebudayaan, dan perguruan tinggi yang peduli mengenai pemetaan tentang hal itu [benda bersejarah],” kata dia kepada wartawan, Selasa (7/11/2017).

Pada tahap awal, ia akan mendorong Dinas Kebudayaan Gunungkidul membuat gambaran umum terkait dengan hasil penemuan di gua tersebut. Dengan demikian, melalui gambaran dan rancangan yang jelas, nantinya dapat diajukan ke pemerintah pusat supaya mendapat bantuan.

Di sisi lain, rencana pembangunan museum sudah pernah diembuskan beberapa tahun lalu. Namun, wacana tersebut mandek tanpa diketahui sebabnya. Oleh karena itu, perencanaan yang detail dan matang sangat diperlukan, agar wacana tersebut tak mandek di tengah jalan.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…