Polisi mendatangi lokasi kecelakaan maut di dekat Terminal, Banyumanik, Kota Semarang, Jateng Rabu (8/11/2017) sore. (Facebook.com-Bayu Gendeng Banged) Polisi mendatangi lokasi kecelakaan maut di dekat Terminal, Banyumanik, Kota Semarang, Jateng Rabu (8/11/2017) sore. (Facebook.com-Bayu Gendeng Banged)
Rabu, 8 November 2017 16:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KECELAKAAN SEMARANG
Hindari Angkot, Wanita Banyumas Tewas Tertabrak Truk di Banyumanik

Kecelakaan lalu lintas di Banyumanik, Kota Semarang menewaskan seorang wanita pengendara sepeda motor asal Kabupaten Banyumas.

Solopos.com, SEMARANG – Seorang wanita pengendara sepeda motor, Mersi Hartini, 44, warga Jl. Kolonel Sugiono, Desa Purwokerto Kulon, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), tewas setelah berusaha menghindari angkutan kota (angkot) dan tertabrak truk di dekat Terminal, Banyumanik, Kota Semarang, Jateng, Rabu (8/11/2017) sore.

Aparat dari Polsek Banyumanik, Briptu Hendra, mengonfirmasi tewasnya Mersi dalam kecelakaan di kawasan padat arus lalu lintas kendaraan di Kota Semarang tersebut. Sayangnya, Hendra mengaku belum mengetahui kronologi lengkap kecelakaan maut di salah satu wilayah padat lalu lintas di Kota Semarang tersebut.

“Ya ada kecelakaan, ada yang meninggal, tapi kami enggak tahu kronologinya,” ujar Hendra kepada Semarangpos.com melalui sambungan telepon.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Semarangpos.com dari sejumlah netizen, di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), yang mengaku menjadi saksi mata, kecelakaan itu bermula kala Mersi mengendarai sepeda motor berpelat nomor H 6861 ES dari arah Kota Semarang menuju arah Ungaran.

Setiba di dekat Terminal Banyumanik, Mersi mencoba menghindari angkot berpelat nomor H 1047 ES di depannya. Pengguna akun Facebook Bayu Gendeng Banged mengungkapkan Mersi menabrak bagian belakang angkot dan terjatuh ke arah kanan setelah gagal menghindarinya. Nahas, dari belakang melaju truk berpelat nomor AB 8079 HS. Tabrakan maut di jalur padat Kota Semarang itu tak terhindarkan.

“Korban menghindari angkot kuning jurusan Ungaran-Ngesrep, korban menyenggol mobil angkot kuning dari belakang dan terpental ke kanan dari belakang ditabrak sama truk,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang anggota Unit Lakalantas Polrestabes Semarang Aiptu Agus menjelaskan kecelakaan maut itu masih dalam penyelidikan polisi. “Ini masih didalami. Semua masih dalam penyelidikan polisi,” ungkap Agus kala dihubungi Semarangpos.com melalui saluran telepon.

Sedangkan jasad Mersi yang menjadi korban kecelakaan maut itu untuk sementara waktu masih berada di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kariadi Kota Semarang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…