Megawati Soekarnoputri dan Seskab Pramono Anung datang ke Graha Saba Buana Solo menjelang akad nikah Kahiyang-Bobby, Rabu (8/11/2017). (JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 18:30 WIB Mahardini Nur Afifah/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
SBY-Mega “Reuni” Lagi di Pernikahan Kahiyang-Bobby

SBY-Megawati kembali bertemu dalam satu forum, kali ini saat momen Presiden Jokowi mantu, yaitu pernikahan Kahiyang-Bobby.

Solopos.com, SOLO — Pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Bobby Afif Nasution di Graha Saba Buana, Rabu (8/11/2017), kembali menjadi ajang pertemuan para tokoh elite parpol. Setidaknya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri kembali bertemu.

Dari sederet tamu yang kebagian kursi terdepan untuk menghadiri prosesi akad nikah, kehadiran Presiden dan Wakil Presiden terdahulu menjadi sorotan. Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, duduk paling ujung di sebelah Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono), istri Presiden ke-6 RI SBY.

Sementara itu, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri duduk bersebelahan dengan Wakil Presiden ke-11 RI Boediono dan istri. Ketua Umum PDIP itu duduk sederet dengan SBY, namun berjarak dua kursi yang diisi Wakil Presiden Keenam Try Sutrisno bersama istri Tuti Sutiawati.

Pantauan Solopos.com selepas acara, kedua tokoh negara yang baru bertemu kembali pada satu acara kenegaraan di Istana Negara pada 17 Agustus lalu itu tidak keluar bersamaan. SBY keluar bersama istri dan anak serta menantunya.

Sedangkan Megawati didampingi Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan Menteri Koordinasi Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan Puan Maharani.

Ketika hendak meninggalkan lokasi akad nikah sekaligus resepsi, SBY sempat menyampaikan ucapan selamat kepada mempelai Kahiyang-Bobby. “Kami mengucapkan selamat buat Mbak Kahiyang Ayu dan Mas Bobby Afif Nasution. Kami mendoakan semoga berbahagia dan semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah,” katanya.

Try Sutrisno — yang duduk di antara SBY dan Mega — mengapresiasi pernikahan putri semata wayang Jokowi bisa menyatukan berbagai golongan, preferensi politik, maupun kalangan.

“Bangsa Indonesia itu bersaudara, gotong royong, rukun. Saya ucapkan selamat, semoga [mempelai] bahagia dunia akhirat. Semoga diberikan keturunan yang berguna bagi bangsa, negara, dan umat,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…