Ani Yudhoyono melambaikan tangan saat meninggalkan Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11/2017). (Oriza Vilosa/JIBI/Solopos) Ani Yudhoyono melambaikan tangan saat meninggalkan Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11/2017). (Oriza Vilosa/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 11:15 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
SBY dan AHY Salami Warga di Kawasan Graha Saba Buana Solo

Jokowi mantu, para tamu meninggalkan lokasi perhelatan.

Solopos.com, SOLO — Para tamu undangan VVIP mulai meninggalkan lokasi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Graha Saba Buana, Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (8/11/2018), sekitar pukul 10.00 WIB.

Sejumlah tokoh nasional sempat bersalaman dengan warga yang sengaja menunggu di depan Graha Saba Buana.

Pantauan solopos.com, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga keluar paling awal. Sang menteri langsung menuju mobil yang sudah dipersiapkan.

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ani Yudhoyono menyusul kemudian. Anak bungsu SBY-Ani, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, ikut membersamai mereka. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengantarkan keluarga SBY hingga depan pintu gerbang keluar Graha Saba Buana.

SBY sempat bersalaman dengan warga yang mengelukan-elukannya di sisi barat Jl. Kutai Timur. Sesudah itu, SBY dan keluarga masuk mobil Toyota Alphard hitam yang sudah disiapkan. SBY melambaikan tangan kepada warga sesaat sebelum meninggalkan lokasi melalui jendela mobil yang dibuka. Beberapa warga memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto dengan latar belakang SBY di dalam mobil.

Sementara anak sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beserta istri Annisa Pohan keluar berbarengan dengan istri mendiang Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah, dan keluarga. AHY juga bersalaman dengan warga yang memanggil namanya di depan Graha Saba Buana sebelum masuk mobil.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…