Ketua Umum PPP Romahurmuziy menghadiri pernikahan Kahiyang-Bobby di Solo, Rabu (8/11/2017). (Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos) Ketua Umum PPP Romahurmuziy menghadiri pernikahan Kahiyang-Bobby di Solo, Rabu (8/11/2017). (Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 21:35 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
Ketum PPP Romahurmuziy Sebut Pernikahan Kahiyang-Bobby sebagai Pesta Rakyat

Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyebut acara pernikahan Kahiyang-Bobby sebagai pesta rakyat.

Solopos.com, SOLO — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengapresiasi hajatan pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Rabu (8/11/2017).

Romy, sapaan akrabnya, saat dicegat wartawan di depan gedung, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang menggelar acara mantu dengan cara sederhana serta mengedepankan budaya lokal. Secara pribadi dia melihat dekorasi yang dipakai sederhana namun sangat artistik. (Baca: Tamu Menilai Resepsi Pernikahan Kahiyang-Bobby di Solo Sederhana)

Selain itu prosesi ijab kabul juga digelar khidmat. “Ini benar-benar pesta rakyat. Beliau memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk merayakan kebahagiaan,” imbuhnya.

Romy datang mengenakan pakaian adat Yogyakarta. Romy berpesan agar keanekaragaman terus dijaga dalam hidup berbangsa dan bernegara. Dia menyebut lahirnya bangsa ini juga dilandasi atas keberagaman dari ribuan pulau di Nusantara.

“Seperti pernikahan Mbak Kahiyang dan Mas Bobby ini merupakan pernikahan Nusantara,” katanya. (Baca: Setnov Mendadak Irit Bicara Ditanya Kasus E-KTP)

Kahiyang lahir dari orang tua asli suku Jawa dan kental akan budayanya, sedangkan pasangannya, Bobby, memiliki darah Batak. Dua budaya tersebut akhirnya dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Jawa dan Batak memiliki nilai budaya yang sama-sama tinggi.

Dia pun menyelipkan doa untuk Kahiyang dan Bobby agar diberikan keluarga yang bahagia. “Semoga segera memiliki momongan yang saleh dan salehah serta berguna bagi bangsa dan negara,” katanya.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…