Fotografer dadakan di Stadion Manahan Solo memilah foto tamu VIP pernikahan putri Presiden Jokowi, Rabu (8/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Fotografer dadakan di Stadion Manahan Solo memilah foto tamu VIP pernikahan putri Presiden Jokowi, Rabu (8/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 22:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

JOKOWI MANTU
Fotografer Dadakan Raup Untung dari Tamu VIP Kahiyang-Bobby di Manahan

Sejumlah fotografer dadakan meraup dengan memotret para tamu VIP resepsi Kahiyang-Bobby di Stadion Manahan.

Solopos.com, SOLO — Rizi Kurnia, 30, tiba-tiba menghentikan pasangan suami istri (pasutri) yang baru turun dari mobil di halaman parkir Stadion Manahan, Banjarsari, Solo, Rabu (8/11/2017) pukul 19.00 WIB. Ia meminta pasutri itu untuk tersenyum ke arah kamera. Lampu flash kamera Nikon pun menyala dan sesi foto selesai.

Dia kembali mencari sasaran lainnya di lokasi yang menjadi tempat parkir kendaraan tamu VIP resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution itu. Namun, kali ini usahanya memotret gagal karena sasarannya buru-buru naik bus menuju Gedung Graha Saba Buana di Sumber. (Baca: Raisa Jagong Kahiyang-Bobby Sendirian, di Mana Hamish?)

“Saya bersama sepuluh orang teman sesama fotografer dadakan dan penjaja foto mulai mencari peruntungan di Stadion Manahan sejak pukul 08.00 WIB. Alhamdulilah banyak tamu yang mau difoto dan membeli dua foto ukuran besar dengan harga Rp50.000,” ujar Rizi warga asal Mojolaban, Sukoharjo, kepada Solopos.com, Rabu.

Rizi mengatakan setelah tamu VIP turun dari mobil, ia mencoba memotret mereka. Begitu tamu itu kembali dari Gedung Graha Saba Buana, mereka meminta kepada tamu VIP untuk membeli foto mereka.

“Saya sejak pagi sampai malam sudah memotret puluhan tamu VIP. Keuntungannya lumayan karena tamu yang datang di acara pernikahan putri Presiden Jokowi ribuan orang,” kata dia. (Baca: Ceria, Para Menteri Rela Berpose Jongkok di Resepsi Kahiyang-Bobby)

Ia mengaku tidak perlu banyak belajar menggunakan kamera. Tamu yang mau difoto tidak memperdulikan hasilnya bagus atau tidaknya, tetapi lebih cenderung karena narsis.

Hal senada diungkapkan Suparjo, 33, warga Mojosongo, Jebres. Menurut dia, tamu VIP dari luar Jawa seperti bupati, wakil bupati, gubernur, dan wakil gubernur sangat senang difoto. Bahkan hasil dua foto ukuran besar dibeli seharga Rp100.000.

“Saya sangat bersyukur acara pernikahan putri Presiden Jokowi membawa keuntungan bagi fotografer dadakan dan penjaja foto di Stadion Manahan,” kata dia.

Ia menambahkan sebagai fotografer dadakan, apesnya adalah kalau tamu VIP yang telah difoto tidak mau membeli hasil jepretannya. Selain itu, tamu yang sudah difoto tidak ketemu orangnya sehingga tidak ada yang membeli foto.

 

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…