Artis Desta melayani permintaan warga yang ingin berfoto bersama dengannya di kawasan Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11/2017), (Ika Yuniati/JIBI/Solopos) Artis Desta melayani permintaan warga yang ingin berfoto bersama dengannya di kawasan Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11/2017), (Ika Yuniati/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 17:15 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Issue Share :

JOKOWI MANTU
Diajak Selfie Bareng Warga, Desta "Malu-Malu"

Jokowi mantu dihadiri artis dan para tokoh nasional.

Solopos.com, SOLO — Aktor dan presenter Deddy Mahendra Desta hadir di Solo untuk memberikan ucapan selamat atas pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution, Rabu (8/11/2017).

Desta tiba di lokasi resepsi Kahiyang di Graha Saba Buana Solo sekitar pukul 12.45 WIB, kemudian pulang satu setengah jam setelahnya.  Baru beberapa langkah dari pintu keluar, mantan drumer Clubeighties itu langsung digeruduk warga yang ingin mengajaknya berfoto.

Saking banyaknya permintaan foto bareng, Desta bahkan hampir terjatuh. Namun hal itu tak menghentikan antusias warga untuk mengabadikan foto bersama penyiar radio itu.

Baca:
Menteri hingga Artis Dikejar-Kejar Warga untuk Minta Foto Bareng
Annisa Pohan Deg-Degan Saksikan Ijab Kabul Kahiyang-Bobby
Deretan Kuliner Solo di Pernikahan Bobby-Kahiyang

“Wah udah ya udah. Isin aku isin [Malu aku malu]. Wis wis ya [sudah-sudah],” kelakarnya berulang-ulang namun tak digubris oleh warga.

Saat diwawancarai wartawan, pria kelahiran Solo, 15 Maret 1977 itu mengaku berteman baik dengan anak-anak Jokowi. Beberapa kali, kata Desta, dirinya sempat berbincang dekat saat wawancara khusus dengan Kahiyang.

Desta mengaku selama lebih dari satu jam di dalam gedung tak sempat berfoto atau mengobrol banyak dengan kedua mempelai.

Dia juga tak sempat mencicipi berbagai hidangan yang disediakan keluarga Jokowi. “Enggak sempet icip apa-apa. Ngantrenya aja panjang banget tadi,” kata dia.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…