Warga memadati kawasan Alila demi saksikan kirab kereta kencana. (Farida T/JIBI/Solopos) Warga memadati kawasan Alila demi saksikan kirab kereta kencana. (Farida T/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 07:11 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
Demi Kirab Kereta Kencana Kahiyang-Bobby, Warga Solo Penuhi Kawasan Alila

Jokowi mantu, Rabu (8/11/2017) pagi ini agenda ijab kabul pernikahan Kahiyang-Bobby.

Solopos.com, SOLO — Warga Solo menunjukkan antusiasme untuk melihat prosesi pernikahan anak kedua Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, di Grha Saba Buana, Rabu (8/11/2017). Warga sekitar mulai keluar rumah dan berada di pinggir jalan tepatnya di kawasan Hotel Alila Solo.

Warga memadati kawasan Alila demi saksikan kirab kereta kencana. (Farida T/JIBI/Solopos)

Warga memadati kawasan Alila demi saksikan kirab kereta kencana. (Farida T/JIBI/Solopos)

Sedianya nanti sang mempelai pria bakal dikiran dengan menaiki kereta dari hotel menuju tempat akad. Rutenya dari Alila menuju Jalan Ahmad Yani ke timur berbelok dari Panti Waluyo ke utara hingga ke Grha Saba. (Baca: Ini Rute Kirab)

Bobby dan anggota keluarga bakal dikirab dengan menggunakan kereta berkuda berjumlah empat. Kereta-kereta ini sudah sampai di Alila sejak, Selasa (7/11/2017) siang WIB.

Salah seorang warga Pajang, Subagyo, mengatakan penasaran dengan prosesi pernikahan yang bakal dilaksanakan oleh sang anak Presiden. Terlebih nantinya Ayang dan Bobby akan melalui prosesi nikah dengan adat Jawa komplet.

“Enggak apa-apa pak Jokowi punya gawe seperti ini. Apalagi ini enggak setiap hari. Kami malah senang karena pak Presiden mau gawe di rumah sendiri,” paparnya, kepada Solopos.com.

Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi patut diapresiasi. Hal ini terutama dalam hal menerapkan berbagai prosesi pada adat Jawa.
Warga lain, Joko, juga menyatakan hal serupa. Menurutnya, kapan lagi bisa menyaksikan langsung pernikahan anak Presiden.

“Mumpung Presidennya orang Solo, jadi malah kamk dapat tontonan menarik. Apalagi ada kirab katanya,” jelasnya.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…