Karangan bunga atas nama Fadli Zon. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos) Karangan bunga atas nama Fadli Zon. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 11:46 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
Ada Karangan Bunga Fadli Zon di Pernikahan Kahiyang-Bobby

Sebelumnya, Fadli Zon sempat membuat heboh dengan twitter nyinyir di media sosial.

Solopos.com, SOLO – Karangan bunga atas nama Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dipajang di depan gang Gayamsari RT 003/RW 011, Banyuanyar. Karangan bunga bertulis ucapan selamat atas pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Karangan bunga itu ditempelkan pada tiang penanda Kursus Menjahit Penny. Dalam karangan bunga tertulis “Happy Wedding Kahiyang – Bobby dengan pengirim tertulis Fadli Zon, SMS., Wakil Ketua DPR RI/Kompolkam.”

Latar karangan bunga itu berwarna merah, kuning, dan putih. Sementara pada huruf berwarna kuning, merah dan biru.

Di sisi lain, deretan karangan bunga yang dipajang di sepanjang Jl. Letjend Suprapto, menjadi daya tarik warga berswafoto.

Sedangkan di akun Twitter resminya, Fadli Zon menghaturkan doa kepada pasangan ini. “Selamat Pak @jokowi atas pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, smg mrk mjadi keluarga sakinah n bahagia dlm jalani bahtera kehidupan,” tulis Fadli Zon, Rabu pagi WIB.

Sebelumnya, akun Twitter Fadli Zon sempat membuat heboh dengan cuitannya soal pernikahan ini. Fadli Zon mengunggah foto dengan tulisan “Tiga Tahun Berkuasa, Dua Kali Mantu.”

Sebelumnya Fadli Zon menulis, “Dlm 3 thn Pak @jokowi menikahkan 2 anaknya, tinggal 1 lg. Semua Presiden RI lain kalah dlm soal ini. Kerja kerja kerja.”

Komentar ini menjadi bulan-bulanan netizen yang balik menyerang Fadli Zon.

“Pak Harto nikahkan 2 anaknya bersamaan mBak Tutut dan Mas Sigit di Istana Bogor, 1972. #JokowiMantu. Pak @fadlizon?” kata akun @IraSKaminsky.

“Sebagai anggota DPR komentar2 anda tidak bermutu sesekali bercerminlah yg lama pak,” kata akun @bogassampir.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…