Prosesi ijab kabul Kahiyang-Bobby (Youtube) Prosesi ijab kabul Kahiyang-Bobby (Youtube)
Rabu, 8 November 2017 17:03 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
1 Undangan Maksimal 2 Orang, Banyak Tamu Tak Bisa Masuk

Acara Presiden Jokowi yang mantu hari ini hanya mengizinkan 2 orang untuk setiap undangan.

Solopos.com, SOLO — Sejumlah tamu undangan terpaksa tidak diperbolehkan masuk kompleks Graha Saba Buana untuk menghadiri resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, Rabu (8/11/2017) siang. Keinginan mereka terbentur keterbatasan undangan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di pintu masuk kompleks Graha Saba Buana, Rabu siang, sejumlah tamu undangan yang datang secara berombongan lebih dari 2 orang diminta petugas Paspamres menepi terlebih dahulu. Mereka diminta memutuskan siapa yang akan masuk ke Graha Saba Buana untuk menghadiri resepsi pernikahan Kahiyang Ayu.

Petugas Paspampres hanya mengizinkan dua orang untuk masuk ke Graha Saba Buana untuk satu buku undangan. Seorang tamu undangan dari Jakarta yang enggan disebut namanya, terkena dampak kebijakan pembatasan tamu undangan. Dia hanya bisa menunggu istri dan anak sulungnya keluar depan Graha Saba Buana ketika telah sampai Jl. Letjen Suprapto, Solo.

Paspampres hanya mengizinkan sebagian anggota keluarganya yang berjumlah empat orang masuk ke Graha Saba Buana karena hanya membawa satu undangan. Namun, tamu undangan yang merupakan simpatisan pro Jokowi tersebut tidak mempersoalkan kebijakan pembatasan jumlah tamu undangan itu.

“Ya kami paham. Mungkin kursinya terbatas di dalam. Tamu yang datang kan banyak. Saya menunggu saja di sini [depan kompleks Graha Saba Buana]. Tadi sudah janjian dengan istri dan anak sulung saya untuk mencari saya di sini setelh keluar,” kata laki-laki berbusana batik hijau tersebut saat ditemui Solopos.com, Rabu siang.

Kebijakan pembatasan jumlah tamu yang disesuaikan dengan jumlah undangan tersebut juga dialami warga Kadipiro, Mayor Haristanto. Dia tidak diizinkan masuk Graha Saba Buana bertiga saat hanya bisa menunjukkan sebuah undangan. Mayor akhirnya memutuskan agar istri dan anaknya saja yang masuk Graha Saba Buana. Dia juga tidak mempersoalkan kebijakan pembatasan jumlah tamu sesuai undangan tersebut.

“Enggak apa-apa. Wajar itu. Anak saya yang saya suruh masuk. Biar dia punya pengalaman datang acara pernikahan putri Presiden,” jelas Mayor saat diwawancarai Solopos.com, Rabu.

Caption:
Tamu undangan bernego dengan petugas Paspamres saat sebagian anggota keluarganya dilarang masuk Graha Saba Buana, Rabu (8/11).

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…