Rabu, 8 November 2017 00:30 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Inggris Share :

David Moyes Baru Ditunjuk Jadi Pelatih West Ham, #MoyesOut Sudah Bermunculan

David Moyes menjadi pelatih baru West Ham United.

Solopos.com, LONDON — David Moyes akhirnya resmi menukangi West Ham United menggantikan Slaven Bilic yang dipecat, Senin (6/11/2017) waktu setempat. Namun, kedatangan Moyes langsung disambut reaksi negatif dari Hammers, julukan pendukung West Ham.

Tugas Moyes sangat berat di kursi pelatih West Ham. Dia harus menyelamatkan tim London ini agar menjauh dari kubangan zona degradasi. Celakanya, manajer berusia 54 tahun itu tidak memiliki prestasi impresif sejak meninggalkan Everton untuk bergabung dengan Manchester United pada 2013.

Belum genap setahun menukangi United, Moyes dipecat pada musim perdananya bersama klub berjuluk Setan Merah itu pada 2013/2014. Pria asal Skotlandia itu sempat berpetualang dengan menukangi klub Spanyol, Real Sociedad pada 2014/2015. Namun, hasilnya sama tragis, yakni dipecat hanya dalam semusim.

Pada musim 2016/2017, Moyes kembali bekerja ketika mendapat tawaran dari Sunderland. Sayang, tim ini akhirnya terdegradasi. Wajar jika pendukung West Ham ketir-ketir dengan keputusan petinggi klub yang mengangkat Moyes sebagai pengganti Bilic.

Dalam jajak pendapat yang dilakukan Daily Mail, sebanyak 74 persen dari sekitar 16.000 responden menyatakan Moyes bukan pelatih yang tepat menukangi West Ham. Pujian klub kepada Moyes dengan alasan pernah mempersembahkan trofi untuk United sontak menjadi bulan-bulanan fans West Ham di media sosial.

Sekadar pengingat, Moyes memang langsung memberi gelar pertama untuk United ketika meneruskan rezim Sir Alex Ferguson yang berlangsung selama 26 tahun pada 2013. Trofi tersebut yakni Community Shield.

Tapi fakta bahwa Moyes dipecat sebelum musim berakhir karena United terseok-seok di Liga Inggris juga tidak boleh dikesampingkan. Maka tak mengherankan jika tagar #moyesout langsung muncul hanya beberapa saat setelah West Ham mengumumkan penunjukkan Moyes di akun resmi Twitter mereka.

“Saya menjadi pendukung sejak 1974, dan saya berhenti sekarang [jadi pendukung West Ham]. Kami tidak mau Moyes. Petinggi klub tidak mau mendengarkan kami,” tulis pemilik akun @newshmeister.

Moyes sendiri sepertinya tenang-tenang saja dengan reaksi negatif para fans. Dia mengaku siap bertemu Hammers untuk memohon dukungan.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…