Menkominfo Rudiantara memberi keterangan kepada watawan di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (8/11/2017) siang. (Iskandar/JIBI/Solopos)
Rabu, 8 November 2017 19:22 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Internet Share :

Batal Diblokir, Menkominfo Minta Whatsapp Tak Cuci Tangan Soal Gif Porno

Menkominfo meminta Whatsapp tak cuci tangan soal kasus gif porno.

Solopos.com, SUKOHARJO — Meskipun tak jadi diblokir, Whatsapp masih mendapatkan peringatan dari Kementerian Kominfo. Over the top (OTT) penyedia layanan pesan instan itu dinilai ikut bertanggungjawab atas konten negatif meskipun berasal dari pihak ketiga.

Menkominfo Rudiantara mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan media yang mengadukan konten GIF yang menjurus pornografi di Whatsapp itu.

“Terkait itu kami menghubungi Facebook, sebab Facebook dinilai sebagai keluarga WA. Berdasar pengakuan WA, konten tersebut dibuat oleh pihak ketiga. Kreator GIF tersebut adalah Giphy dan Tenor,” ujar Rudiantara di Rumah Makan Mang Engking, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, seusai jagong pernikahan Kahiyang-Bobby, Rabu (8/11/2017) siang.

Setelah dihubungi Kemenkominfo, Giphy bersedia memfilter konten terindikasi asusila untuk versi Indonesia. Sedangkan Tenor yang sudah tiga kali dihubungi tak bisa tersambung sehingga pada Senin (4/11/2017) dini hari diblokade.

Untuk itu, Kemenkominfo memberi kesempatan ke Whatsapp selama 2×24 jam agar bertanggung jawab. “GIF yang terdiri atas Tenor dan Giphy diibaratkan sebagai buah dan sayur. Sehingga ketika ada sayur dan buah yang busuk, itu tanggung jawab mereka,” ujar Menkominfo.

Rudiantara mengaku tak bisa menerima argumen Whatsapp. “Tidak bisa begitu, si supermarket juga harus bertanggung jawab. Masa supermarket ada sayur busuk, buah busuk kok terus bilang itu bukan urusan saya. Nggak bisa begitu, mereka tidak boleh cuci tangan begitu saja,” kata dia.

Pada Rabu pagi, Tenor dan Giphy melakukan komunikasi dengan Kominfo untuk menyatakan mereka mau bekerja sama. “WA rencananya tidak diblokade karena WA, Tenor dan Giphy mau bekerja sama dengan Kominfo.”

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…