Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kepala Dinas Kominfo Sleman Intriati Yudatiningsih saat menunjukan aplikasi Lapor Sleman. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja) Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kepala Dinas Kominfo Sleman Intriati Yudatiningsih saat menunjukan aplikasi Lapor Sleman. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 7 November 2017 08:55 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Terkait Kebocoran Identitas Lapor Sleman, Ini Tindakan Pemkab Sleman

Admin Lapor Sleman mengaku tak cantumkan nomor ponsel

Solopos.com, SLEMAN-Terkait bocornya identitas pengadu dalam aplikasi Lapor Sleman, Pemkab Sleman langsung melakukan investigasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sleman Intriati Yudatiningsih mengaku sudah menanyakan masalah tersebut kepada petugas admin di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) perihal dugaan pembocoran identitas pelapor.

“Sudah saya tanyakan, jawabannya admin mengaku tidak melampirkan nomor Ponsel pelapor saat petugas mendatangi lokasi,” katanya kepada Harian Jogja, Senin (6/11/2017).

Baca juga : Duh Dek, Identitas Pelapor di Lapor Sleman Bocor

Dia menjelaskan, pada aplikasi Lapor Sleman tersebut ada admin utama yang berada di Diskominfo. Admin utama ini, mendistribusikan Informasi ke admin penghubung di masing-masing SKPD.

Masing-masing memiliki hak penuh untuk mengakses informasi yang masuk. “Hanya saja, kami sejak awal sudah meminta agar merahasiakan identitas pelapor,” ujarnya.

Baca juga : Hadeh! Capek Deh, Identitas Pelapor di Lapor Sleman Sering Bocor

Sayangnya, pada laman laporan tersebut nama pelapor masih tertera dalam setiap aduan yang dikirim. Untuk menyempurnakan kerahasiaan pelapor, Diskominfo menambah fitur anonymous pada 18 September lalu.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika laporan yang dikirim cukup sensitif. Pelapor tinggal memilih, apakah tetap menggunakan nama asli atau anonymous. “Ini agar indentitas pelapor tidak diketahui,” kata dia.

Baca juga : Kasus Bocornya Identitas Pelapor “Lapor Sleman” akibat Maladministrasi?

Selain itu, dalam waktu dekat Diskominfo akan mengumpulkan para admin Lapor Sleman. Tujuannya, agar mereka membuat surat pernyataan untuk tetap menjaga kerahasiaan pelapor.

“Kami juga akan menggelar seminar bersama Komisi Informasi Daerah melibatkan admin agar mereka mengetahui kewajibannya,” ujar Intri.

lowongan pekerjaan
OPTION EXECUTIVE KTV & BAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…