Ilustrasi subscriber identity module (SIM) card. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.) Ilustrasi subscriber identity module (SIM) card. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)
Selasa, 7 November 2017 15:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

REGISTRASI KARTU PRABAYAR
Telkomsel Siapkan Loket Khusus Registrasi Pemilik Konter Seluler

Registrasi kartu prabayar bakal dimudahkan Telkomsel dengan menyediakan loket khusus untuk para para pemilik gerai atau konter seluler.

Solopos.com, SEMARANG — PT Telkomsel Regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) menyediakan loket khusus untuk memfasilitasi para pemilik gerai atau konter seluler dalam mengaktivasi kartu prabayar.

“Kami siapkan jalur khusus karena jumlah [kartu prabayar] yang diregistrasi konter kan banyak,” kata General Manager Sales PT Telkomsel Regional Jateng-DIY Djony Heru Suprijatno di Kota Semarang, Jateng, Senin (6/11/2017). Hal tersebut diungkapkannya seusai beraudiensi dengan kurang lebih 40 pemilik konter ponsel dan prabayar yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Jateng yang melakukan aksi protes.

Djony menjelaskan untuk registrasi kartu prabayar yang pertama hingga ketiga bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kartu secara online, tetapi registrasi yang keempat dan seterusnya harus di gerai operator. “Makanya, kami siapkan jalur [loket] khusus bagi para pemilik konter, di samping empat jalur reguler. Jumlahnya [kartu diregistrasi] kan banyak, jadi biar antreannya enggak panjang,” katanya.

Loket khusus bagi pemilik konter yang sudah dibuka satu hari itu baru menerima 200 kartu prabayar yang diregistrasi, sementara di loket reguler yang sudah disiapkan menerima sekitar 50 kartu/hari.

Namun, ia mengingatkan para pemilik konter yang akan mendaftarkan kartu prabayar untuk bersabar karena dari pengalaman 280 kartu prabayar yang dimasukkan tidak semuanya masih aktif, tetapi ada yang sudah expired. “Dari 280 nomor [kartu prabayar] yang masuk kemarin, sebagian yang aktif kami proses. Namun, ada kartu yang sudah mati tetap dimasukkan. Disepakati dulu bahwa kartu expired tidak bisa dihidupkan,” katanya.

Selain itu, kata dia, aktivasi kartu prabayar membutuhkan serangkaian proses, termasuk pengecekan data, misalny orang tidak bertanggung jawab yang melakukan “balik nama” kartu tanpa sepengetahuan pemilik aslinya. “Ya, memang kami sediakan jalur khusus. Namun, aktivasi kan perlu waktu. Makanya, setelah masuk list, misalnya ada 1.000 nomor, ditinggal dulu. Nanti, kalau sudah selesai registrasinya akan kami telepon,” katanya.

Sementara bagi masyarakat yang membeli kartu prabayar yang sudah diregistrasi lewat konter, kata dia, bisa melakukan balik nama ke Gerai Telkomsel dengan menunjukkan nota pembelian, kartu keluarga, dan KTP. “Jadi, ‘konter’ kan meregistrasi kartu prabayarnya dulu pake nama mereka. Kemudian, misalnya, ada pelanggan yang beli kartu perdana, bisa melakukan balik nama ke Gerai Telkomsel dengan membawa nota pembelian,” pungkas Djony.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
OPTION EXECUTIVE KTV & BAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…