Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan mengundang para kepala desa dan perwakilan perangkat desa di Gedung Kaca, Wates, Kulonprogo, Kamis (6/10/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan mengundang para kepala desa dan perwakilan perangkat desa di Gedung Kaca, Wates, Kulonprogo, Kamis (6/10/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 7 November 2017 16:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Panwas Minta Masukan Masyarakat terkait Sepak Terjang Calon Panwascam

Panitia Pengawas (Panwas) Kota Jogja meminta masukan masyarakat terkait calon panitia pengawas tingkat kecamatan

Solopos.com, JOGJA-Panitia Pengawas (Panwas) Kota Jogja meminta masukan masyarakat terkait calon panitia pengawas tingkat kecamatan atau Panwascam yang lolos ujian tertulis pada Sabtu, pekan lalu.

Dari 138 peserta yang ikut ujian tulis pada seleksi Panwascam, sebanyak 84 di antaranya yang lolos dan akan masuk ke tahap seleksi wawancara. Dari 84 peserta terdiri dari 61 laki-laki dan 23 perempuan.

“Masukan masyarakat sangat berarti bagi kami,” kata Anggota Panwas Jogja Divisi Organisasi, Noor Harsya Aryosamodro, Senin (6/11/2017).

Harsya mengatakan calon panwascam tidak diperkenankan berafiliasi dengan partai politik. Sejuh ini diakui Harsya semua calon panwascam yang lolos sampai ujian tulis sudah memenuhi persyaratan.

Namun demikian jika dalam proses seleksi wawancara terdapat laporan adanya keterlibatan partai dari calon, maka pihaknya segera menggugurkan pencalonannya.

Seleksi wawancara akan digelar 7-10 November mendatang di kantor bekas Panwas Kota di Jalan Suryopranoto, Pakualaman. Hasil wawancara ini akan memilih 42 orang dari total 84 peserta. Masing-masing kecamatan diambil tiga peserta.

Usai dilantik pada 15 November nanti, mereka akan langsung mengawasi proses verifikasi faktual pendaftaran partai politik yang sedang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…