JIBI/Harian Jogja/SOLOPOS Ilustrasi mayat
Selasa, 7 November 2017 17:20 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Minum Kopi, Berhubungan Badan dengan PSK Lalu Tewas

Pensiunan PNS tewas di kawasan prostitusi.

Solopos.com, BANTUL— Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tewas saat tengah berkencan di sebuah penginapan di lokasi wisata Pantai Parangkusumo, Kecamatan, Kretek, Bantul, Senin (7/11/2017) malam. Kawasan tersebut selama ini kondang sebagai area prostitusi.

Lelaki berinisial J, 59, warga Dusun Dolikan, Desa Bantul, Kecamatan Bantul itu ditemukan tewas saat berhubungan badan dengan teman kencannya berinisial E, warga Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Menurut Bhabinkamtibmas Desa Parangtritis, Aiptu Sukarso, kejadian nahas itu berawal ketika korban datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor di sebuah penginapan di Parangkusumo. Penginapan itu diketahui milik Zainuri, 40, warga Kecamatan Danurejan, Kota Jogja. Ia mampir ke penginapan itu sekitar pukul 20.30 WIB.

Setibanya di penginapan, korban langsung menuju ke sebuah kamar yang sebelumnya sudah Ia pesan. Kepada pemilik penginapan, korban memesan kopi sachet cofeemix untuk diantar ke kamarnya.

Selang beberapa menit, datang teman kencan korban. Perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) tersebut lantas melakukan hubungan badan dengan korban. Baru sekitar sepuluh menit berlangsung, tiba-tiba korban terbatuk dan badannya lemas.

Lantaran kondisinya melemah, teman kencan korban lantas memanggil pemilik penginapan untuk melihat kondisinya. Tragis, saat pemilik peginapan datang memeriksa, korban sudah tak bernyawa. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Kretek. “Tidak ditemukan tanda penganiayaan, dugaan sementara karena serangan jantung,” ujar Aiptu Sukarso, Selasa (7/11/2017).

Seperti diketahui, kawasan Pantai Parangtritis dan Parangkusumo, Bantul selama ini lekat dengan praktik prostitusi.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…