Jihan Audy saat konser (Instagram)
Selasa, 7 November 2017 22:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Ekonomi Share :

Masih Belasan Tahun, Biduan Dangdut Ini Disejajarkan Via Vallen

Jihan Audy sudah menjadi idola banyak penyuka dangdut koplo.

Solopos.com, SOLO – Nama Via Vallen dan Nella Kharisma sekarang ini sedang sangat populer. Lagu-lagu keduanya dinyanyikan berbagai kalangan usia. Namun, kini selain mereka berdua, genre dangdut koplo sedang kedatangan talenta baru yang digadang-gadang bakal menyaingi Via Vallen, namanya Jihan Audy.

Jihan Audy memiliki nama panjang Jihan Audylia Arinde Silva, ia sudah dikenal sebagai biduan dandgut di usia yang masih belia. Jihan lahir di Mojokerto, 12 Januari 2004, kini Jihan masih duduk dibangku SMP kelas VIII.

Di usianya yang masih 13 tahun, Jihan sudah sering ikut konser bersama orkse musik yang biasa menampilkan Via Vallen dan Nella Kharisma. Jihan pun tak jarang membawakan lagu andalan Via ataupun Nella.

Tampak dalam beberapa aksinya di panggung Jihan jarang berjoget seksi. Ia justur lebih sibuk mengambil uang saweran dari penonton yang tak kunjung berhenti. Dihimpun dari laman Chirpstory, warganet sepertinya terpukau dengan kecantikan Jihan.

“Gula itu memang manis, tapi lebih manis senyuman dek Jihan Audy,” cuit @erickcahya971.
“Jihan Audy, iso nyawang raiso nyanding,” cuit @damis91403724.
“Dari rumah kedengeran suaranya Jihan Audi naynyiin Pria Istimewa, kondang iki sing nanggap,” cuit @hariverpool.

Kalau Via Vallen memiliki Vianisty, Jihan juga memiliki penggemar yang bernama Jylomanisee. Saat ditelusuri Solopos.com, Selasa (7/11/2017), di Instagram sudah ada banyak akun penggemar, antara lain @jihanaudy_jylo_manisseee dan @jihanaudy231. Dalam sebuah video Jihan mengaku akun Instagram miliknya adalah @jihanaudy123_real, hingga hari selasa akun tersebut memiliki sekitar 206.000 follower.

Jihan Audy

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…