Vincenzo Montella (JIBI/REUTERS/Alkis Konstantinidis)
Selasa, 7 November 2017 17:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Italia Share :

LIGA ITALIA
Jangan Pecat Montella Dulu, Milan!

Liga Italia diwarnai dengan spekulasi Vicenzo Montella di AC Milan.

Solopos.com, MONACO – Masa depan Vicenzo Montella di AC Milan terus saja dispekulasikan dalam beberapa waktu terakhir. Mantan bek Milan, Marcel Desailly, pun menyarankan Milan untuk tak memecat Montella dulu dan harus lebih bersabar.

Montella memang tak lepas dari isu pemecatan karena dianggap gagal mengangkat performa Rossonerri. Padahal, Milan sudah mendatangkan seabrek pemain pada musim panas lalu. Deretan pemain anyar itu lah yang diharapkan bisa membawa Milan berprestasi.

Namun sejauh ini, performa Milan di Liga Italia cenderung tak konsisten. Mereka saat ini sudah kalah lima kali dari 12 laga dan menduduki posisi ketujuh klasemen dengan koleksi 19 poin. Milan pun tertinggal jauh dari Napoli di puncak klasemen yakni 13 poin.

Di Liga Europa, nasib Milan sedikit lebih baik dengan memuncaki klasemen sementara fase grup. Namun dalam dua laga terakhir, Milan hanya bermain imbang melawan AEK Athens. Hasil-hasil itu yang membuat Montella semakin diisukan bakal didepak.

Desailly sendiri mengingatkan Milan untuk bersabar dengan Montella. “Saya ingat ketika mereka kalah dari Roma, semua orang menginginkan Montella dipecat. Di sinilah orang-orang yang berkuasa harus bisa pintar karena mereka tahu ini jg salah mereka,” ujar Desailly seperti dilansir Omnisport, Selasa (7/11/2017).

“Tak peduli siapapun manajer yang ada di dalam sistem ini, tergantung pemain mana yang Anda beli. Beberapa pemain yang Anda beli ketika Anda tidak membelinya ekarang, maka mereka bisa pindah ke klub lain di masa mendatang. Anda pun akan kesulitan mendatangkan mereka karena harganya terlalu mahal,” sambungnya.

“Jadi, Anda sudah paham bahwa Anda sedang dalam masa transisi. Saya tahu fans, media akan membicarakan soal AC Milan, keuangan mereka begitu sehat dengan adanya investor Tiongkok, mereka bisa membelanjakan banyak uang. Tidak, ini adalah musim transisi.”

“Mereka mungkin begitu yain bahwa mereka akan sukses dan naik level dengan cara seperti ini. Tapi itu tidak terjadi, maka ini hanya soal bersabar dan menatap musim depan dengan adanya tiga atau mungkin empat pemain top serta berpengalaman,” tutup pria asal Prancis itu.

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…