SIM yang hilang datanya (Instagram) SIM yang hilang datanya (Instagram)
Selasa, 7 November 2017 07:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Kocak! Polisi Malah Bingung Saat Diberi SIM Gaib

Personel Satlantas Rembang menemukan SIM polos, nama pemiliknya sudah tak terlihat.

Solopos.com, REMBANG – Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK merupakan syarat utama agar pengendara motor tak kena tilang. Namun apa jadinya saat SIM yang masih sah hilang datanya karena tergerus?

Kisah unik ini diunggah pengelola akun Instagram @satlantasrembang, Selasa (24/10/2017). “Maaf Pak, kami bukan malaikat yang bisa baca SIM Anda jika SIM-nya seperti ini,” tulis @satlantasrembang.

Dalam foto tersebut diunggah dua foto SIM yang hampir seluruh datanya hilang. Nama pemilik hingga masa berlaku SIM tak lagi tampak. Hanya tersisa tulisan “Surat Izin Mengemudi (Driving License)”.

Foto tersebut sontak mengundang komentar dari warganet. Ada yang menebak penyebab SIM itu hilang datanya, menyebut SIM itu untuk alam gaib hingga komentar komplain karena mendapat SIM yang kualitasnya buruk.

“Gak sengaja kecuci itu Pak,” tulis @azkamaulana_2014.

“SIM alam gaib itu,” tulis @tomyhaji12355.

“Joss Pak, yang punya itu cerdik. Dia nemu SIM terus diamplas, trus diaku miliknya,” tulis @anak_kecil_yang_menuju_dewasa.

“Maaf, saya juga mengalami hal serupa. SIM saya jadi pudar sampai buram. Apa memang kualitasnya sekarang kurang bagus ya?” tulis @yukou_sa.

Selain komentar kocak, ada warganet yang bertanya tindakan yang harus dilakukan saat peristiwa serupa terjadi padanya. “Jikalau seperti itu terjadi sama kita sebagai pengendara bagaimana Pak? Harus bikin SIM lagi apa dapat ganti Pak?” tulis @bagas_herbayu.

Maaf pak kami bukan malaikat yg bisa baca SIM anda jika SIM nya sperti ini, ????

A post shared by Satlantas Polres Rembang (@satlantasrembang) on

 

 

lowongan pekerjaan
OPTION EXECUTIVE KTV & BAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…