Presiden Jokowi dikawal menembus kerumunan sukarelawan seusai acara midodareni pernikahan Kahiyang di Sumber, Solo, Selasa (7/11/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos) Presiden Jokowi dikawal menembus kerumunan sukarelawan seusai acara midodareni pernikahan Kahiyang di Sumber, Solo, Selasa (7/11/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Selasa, 7 November 2017 22:15 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
Kegaduhan Warnai Malam Midodareni Pernikahan Kahiyang, Begini Ceritanya

Kegaduhan sempat terjadi seusai proses serah terima peningset di sekitar kediaman pribadi Presiden Jokowi.

Solopos.com, SOLO — Kegaduhan sempat terjadi di luar kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sesaat setelah proses serah terima peningset dari keluarga Bobby Nasution kepada keluarga Kahiyang Ayu, Selasa (7/11/2017).

Ceritanya, setelah mengantar Bobby dan keluarganya keluar untuk kembali ke hotel, Jokowi yang sudah ditunggu ratusan awak media untuk wawancara mendekati kerumunan awak media. Namun, antusiasme ribuan sukarelawan tak terbendung. (Baca: Ribuan Sukarelawan Projo Terus Berdatangan, Jl. Kutai Timur Sumber Tak Mampu Menampung)

Mereka merangsek mendekati Jokowi dan Jokowi pun gayung bersambut. Kondisi ini sempat tak terkendali saat sejumlah tamu dan awak media yang nekat naik kursi agar bisa melihat Jokowi terjatuh.

Akibat kondisi ini awak media gagal mendapat sesi wawancara dan memilih menghindar karena tidak kondusif. Sempat terjadi aksi saling dorong. Peringatan pasukan pengaman presiden (paspampres) tak diindahkan oleh kerumunan massa. (Baca: Bukan 29, Ini Jumlah Paket Seserahan dari Keluarga Bobby untuk Kahiyang)

Paspampers berusaha maksimal mengamankan Jokowi dengan saling berpegangan tangan melingkar. Hingga pukul 21.30 WIB Jokowi masih dikepung kerumunan sukarelawan.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…