Kereta kuda yang bakal dipakai mengantar mempelai ke pelaminan. (Ivan Andi Muhtarom/JIBI/Solopos) Kereta kuda yang bakal dipakai mengantar mempelai ke pelaminan. (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos)
Selasa, 7 November 2017 15:10 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

JOKOWI MANTU
Cerita Kereta "Kencana" Langganan Presiden Sejak Masih Jadi Wali Kota

Dalam prosesi Jokowi mantu, ada kereta kuda mirip kereta kencana yang juga muncul dalam berbagai momen sebelumnya.

Solopos.com, SOLO — Ada cerita di balik kereta kuda yang dipakai dalam kirab dalam prosesi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. Adalah Jimanto, 35, pria pemilik kereta yang sudah lama mengenal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sudah lama Jimanto mengenal sosok Jokowi. Bahkan, perkenalan mereka sudah berlangsung sejak sang Presiden masih menjabat sebagai Wali Kota Solo periode I atau sekitar 2005.

Perkenalan itu membawa berkah. Sejak saat itu, kuda dan kereta yang dimiliki Jimanto sering disewa untuk berbagai kegiatan, termasuk saat sang Presiden menggelar pernikahan sang putri, Kahiyang Ayu, pada Rabu (8/11/2017).

“Pak Jokowi menelepon langsung. Enggak ada pesan apa-apa untuk kirab pernikahan ini. Soalnya sudah biasa. Paling hanya mengingatkan agar pakai baju yang bagus biar kirabnya bagus,” ujarnya kepada wartawan sebelum memulai geladi resik kirab dari Hotel Alila Solo ke Graha Saba Buana, Selasa (6/11/2017).

Hari itu, Jimanto bersama sang keponakan, Fajar, 23, mengendarai kereta jenis barouche. Kereta itu mirip kereta kencana. Bedanya, ukurannya lebih kecil dan lebih sederhana.

Kereta itu ditarik oleh dua kuda. Rencananya, empat kereta akan membawa calon mantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution dan keluarga dari hotel ke lokasi ijab dan resepsi pada Rabu. Namun, saat geladi resik, hanya ada satu kereta biolet dan tiga kereta lebih kecil yang masing-masing ditarik oleh satu ekor kuda.

“Besok semua pakai kereta biolet [barouche],” kata warga Jetis, Kwarasan, Grogol, Sukoharjo itu.

Tak tanggung-tanggung, kuda dan kereta yang dimiliki Jimanto sudah mengantarkan Jokowi saat dilantik menjadi Presiden pada 2014 lalu. Jimanto sendiri yang mengendarai kereta tersebut.

“Pak Jokowi sering pesan sejak saat jadi wali kota untuk berbagai kegiatan budaya. Pas pernikahan Mas Gibran [Gibran Rakabuming Raka] juga pakai ini,” tuturnya.

Ia memang menyediakan kereta lengkap dengan kuda itu untuk mantenan dan sekolah berkuda. Ia tak sendiri karena dalam melayani penyewa, ada banyak rekan yang tergabung dalam Sor Talok Stamble yang siap membantu.

Meski begitu, Jimanto enggan mengungkapkan nilai sewa kereta itu dari Presiden Jokowi. “Enggak tahu. Ya seringnya dimasukin amplop, kadang dilebihkan sewanya sama Pak Jokowi,” unglap mantan joki olah raga berkuda itu.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…