Ilustrasi
Selasa, 7 November 2017 11:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

Indeks Tendensi Konsumen DIY Diprediksi Turun di Triwulan IV, Apa Sebab?

Proyeksi ITK DIY trimester IV berada di urutan tertinggi ke-4 secara nasional atau menurun tiga level

Solopos.com, BANTUL-Badan Pusat Statistik (BPS) DIY memperkirakan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) DIY Triwulan IV akan turun.

Kepala BPS DIY JB Priyono mengatakan, perkiraannya pada triwulan IV ITK DIY 112,18. Angka itu disebut tetap optimistis dan baik meski levelnya lebih rendah dibandingkan trimester III yang sebesar 119,09. “Berdasarkan prediksi itu, proyeksi ITK DIY trimester IV berada di urutan tertinggi ke-4 secara nasional atau menurun tiga level,” papar dia katanya dalam Berita Resmi Statistik di Kantor BPS DIY, Senin (6/11/2017).

Pengamat ekonomi Ardhito Bhinadi mengatakan, ITK DIY pada trimester III 2017 memang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. “Penurunan karena siklus bisnis pascaidulfitri,” katanya.

Baca juga : Soal Kondisi Ekonomi, Masyarakat DIY Paling Optimistis

Kendati demikian, tingkat optimisme konsumen DIY masih dalam kondisi baik. Biasanya, ITK akan berada pada level optimisme yang tinggi ketika terjadi peningkatan pendapatan konsumen yang signifikan dan turunnya harga-harga barang. “Liburan dan ritual perayaan ikut mendorong kenaikan ITK,” kata Ketua Pusat Kajian Ekonomi Universitas Pembangunan Negeri (UPN) ini.

Dengan tingginya optimisme konsumen DIY tersebut, keluhan pengusaha nasional akan turunnya konsumsi masyarakat untuk makanan dan non makanan pada perayaan Idulfitri tahun ini tidak banyak pengaruhnya untuk DIY.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…