ilustrasi (JIBI/dok)
Selasa, 7 November 2017 15:41 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Dugaan Virus Flu Burung Menguat, Peternakan Itik di Pesisir Bantul Kini Diisolasi

Pemkab Bantul mengisolasi kandang unggas di wilayah Pantai Samas.

Solopos.com, BANTUL— Sembari menunggu kepastian hasil uji sampel yang dilakukan oleh Balai Besar Veteriner (BB Vet), otoritas Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Bantul mengisolasi seluruh kandang unggas di wilayah Pantai Samas. Tidak boleh ada unggas yang keluar maupun masuk ke kandang-kandang tersebut.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Diperpautkan Bantul, Joko Waluyo, menuturkan keputusan ini diambil karena dugaan serangan virus Asian Influenza (AI) atau flu burung semakin menguat.

Namun menurutnya dugaan tersebut masih sebatas hasil pengamatan kasat mata yang dilihat dari kotoran unggas yang sakit dan bangkainya. “Tapi untuk kepastian kami masih menunggu hasil uji lab. Isolasi juga belum ditentukan sampai kapan,” ujarnya, Selasa (7/11/2017). Joko menambahkan sebelum isolasi dilakukan, seluruh kandang telah disemprot disinfektan sebagai upaya mematikan virus yang masih tertinggal di sekitar kandang.

Selain karena penyemprotan disinfektan dan isolasi, menurutnya virus juga dapat mati jika terpapar panas matahari yang menyengat.

Seperti yang disampaikan Kepala Diperpautkan, Pulung Haryadi. Pihaknya menengarai ada dua penyebab utama yang menyebabkan serangan virus ini. Pertama, peternak mungkin membeli itik yang sudah dewasa dari luar wilayah tersebut untuk menambah populasi ternak. Hal tersebut, menurut Pulung, sangat berpotensi menjadi vektor virus yang terbawa dari luar. “Itu yang paling besar kemungkinannya,” ucapnya.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sejarah Kebangsaan di Kawasan Singosaren

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (30/10/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Maestro tari, Sardono W Kusumo, pulang kampung. Dalam usia sepuh dan lama…