Ilustrasi lahar hujan (JIBI/Harian Jogja/dok) Ilustrasi lahar hujan (JIBI/Harian Jogja/dok)
Senin, 6 November 2017 10:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Waspada! Potensi Lahar Hujan Masih Menghantui

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi lahar hujan

Solopos.com, JOGJA-Potensi lahar hujan merapi sisa-sisa letusan tujuh tahun lalu masih ada. Masyarakat diimbau tetap waspada.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknolohi Geologi Kebencanaan (BPPTKG) DIY I Gusti Made Agung mengakui adanya potensi itu, tetapi hanya sedikit karena sudah terbawa hujan setiap tahun. Selain itu, material juga banyak ditambang, sehingga material dari Merapi akan memenuhi aliran bekas lokasi tambang.

“Material halusnya sudah hampir habis. Saya tetap meminta masyarakat waspada. Terutama para penambang pasir itu saya minta hati-hati sekali walau pun hujannya kecil,” kata dia melalui sambungan telepon, Minggu (5/11/2017).

Sementara, terkait status Gunung Merapi, Made menegaskan, sampai kemarin masih normal dan tidak ada tanda-tanda kenaikan aktivitas.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) DIY, pekan ini wilayah DIY potensi hujan muncul dengan curah hujan 34,8 milimeter (mm) atau masuk katagori sedang.  Potensi hujan muncul pada siang hingga sore di wilayah DIY bagian utara dan tengah.

Sementara, DIY bagian selatan hujan kategori sedang muncul di sore sampai malam hari. BMKG menyebut saat ini merupakan awal musim penghujan dengan intensit sedang. “Setiap bulannya akan mengalami tren kenaikan secara bertahap dan puncak tertinggi hujan diprediski terjadi di Januari-Februari 2018,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi, BMKG DIY Djoko Budiyono.

Djoko mengatakan, yang perlu diwaspadai selama musim hujan ke depan adalah bahaya banjir terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Ia berharap tidak ada yang buang sampah ke sungai agar tidak menambah sumbatan aliran air sungai.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…