HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Veteran beserta TNI serta pelajar mengikuti upacara peringatan hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan,Jl. Kusumanegara, Jogja Senin (10/11). Upacara Ziarah Nasional tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November.
Senin, 6 November 2017 05:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Nasib Veteran Memprihatinkan, Perhatian Baru Secara Simbolis

Perhatian kepada veteran baru secara simbolis

Solopos.com, JOGJA-Pemerintah saat ini sudah mulai memperhatikan veteran meski baru sebatas simbolis, salah satunya presiden mengundang veteran dan memberikan bantuan kesehatan melalui prioritas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sejarawan UGM Margana menyatakan, lantaran masih simbolis, sehingga belum memberikan dampak kesejahteraan sama sekali bagi veteran, terutama yang sudah tua seperti saat periode pejuang 1945, seroja. Kondisi mereka sebagian besar masih sangat memprihatinkan, selain itu belum terpantau secara maksimal.

Memang tidak seluruhnya kondisi masalah veteran menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun, dengan keikhlasan jiwa raganya dalam berjuang untuk Indonesia, maka layak diprioritaskan dalam banyak hal, seperti uang pensiuan ditambah atau mendapatkan fasilitas kartu indonesia sehat.

“Tetapi, apakah menjadi tanggung jawab Dinas Sosial [Dinsos] atau LVRI [Legiun Veteran Republik Indonesia], ini kadang masih rancu,” ungkapnya, Jumat (3/11/2017).

Ia menambahkan, saat ini veteran ada beberapa klasifikasi, pejuang 1945 misalnya jumlahnya sudah mulai berkurang. Tetapi, ada juga veteran di luar itu seperti mereka yang ikut dalam Seroja, pengiriman pasukan Garudo ke Kongo, memerangi separatisme serta sejumlah veteran dalam proteks pemerintah yang lain.

Oleh karena itu perlu ada klasifikasi yang mestinya dilakukan oleh LVRI sebagai organisasi veteran. Seharusnya, LVRI dapat memperkuat organisasi, sehingga memiliki posisi tawar dalam menyuarakan nasib veteran tersebut.

“Nggak ada yang enak veteran kita itu. Kalau veteran berpangkat mungkin agak lumayan, tetapi banyak yang prajurit, pangkat rendah itu memprihatinkan,” tegas dia.

Namun, dari sisi status sosial, veteran masih memiliki kedudukan di tengah masyarakat. Karena mereka dianggap sebagai tokoh masyarakat yang layak menjadi panutan. Sayangnya, tunjangan veteran masih sangat kecil.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…