Pemain Malaysia U-19 Nabil Hakim Bokhari (Instagram)
Senin, 6 November 2017 18:25 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KUALIFIKASI PIALA ASIA U-19
Tekel Keras Saddil, Pemain Malaysia Ini Dikecam Warganet

Cara pemain Malaysia U-19 saat menghadapi Indonesia U-19 di kualifikasi Piala Asia U-19 mengundang kecaman Warganet.

Solopos.com, SOLO – Tim nasional (timnas) Indonesia U-19 harus menerima kekalahan telak 1-4 atas Malaysia U-19 dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Asia U-19, Senin (6/11/2017). Meski menerima kekalahan atas Negeri Jiran, warganet di Indonesia tak terima dengan sikap pemain Malaysia yang dengan mudahnya bermain kasar saat terdesak.

Di babak pertama Indonesia sudah tertinggal 1-2. Secara keseluruhan pertandingan berjalan normal, tak ada momen-momen pelanggaran keras. Namun, memasuki menit ke-60 saat Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani sudah masuk, pemain Malaysia terkesan nekat bermain kasar apabila pemain Garuda Nusantara mendapat peluang atau berpeluang membangun serangan.

Salah satu pelanggaran keras yang menjadi sorotan dilakukan oleh gelandang tengah Malaysia, Nabil Hakim Bokhari. Kecepatan dan kelincahan Saddil membuat Nabil nekat menarik baju dan celana Saddil. Bahkan dalam satu kesempatan tampak Nabil nekat melakukan jegalan gunting untuk menghentikan gerakan Saddil.

Peristiwa tersebut sempat dicuitkan akun Twitter PSSI @pssi_fai, “66’, pertandingan sempat memanas setelah Saddil dilanggar keras oleh Nabil,” cuit @pssi_fai. Parahnya, wasit asal Iran, Mooud Bonyadifard, yang memimpin pertandingan, melihat aksi Nabil sebagai pelanggaran ringan. Nabil tidak mendapat kartu sama sekali.

Peristiwa tersebut menyulut kemarahan warganet, akun Instagram Nabil, @nabale_ dibanjiri komentar kecaman dan sumpah serapah. “Lain kali jadi pemain layang-layang saja. Main bola kok narik baju orang, ga pantes pemain bola kayak gitu, cemen abis,” tulis @randbstryd.

“Dasar curang, beraninya narik baju orang, huhuhu,” tulis @_luthfiazikramrfh.

“Kebanyakan makan mecin, makanya narik baju orang,” tulis @_luthfiazikramrfh.

“Halo Nabil? Tangannya usil ya, jangan dibiasain gitu ya,” tulis @iculeey.

“memalukan, pemain bola apa preman?” tulis @gilangwage.

Kemarahan warganet kepada Nabil bukan hanya karena cara bermain yang kasar. Tercatat di 20 menit terakhir pertandingan, Nabil sengaja berlama-lama menahan bola saat akan melakukan lemparan ke dalam. Berbeda dengan permainan kasarnya yang tak diberi kartu, tindakan Nabil mengulur waktu diganjar kartu kuning oleh wasit.

“Udah nggak kena kartu, masih aja jahil ngulur waktu. Kena juga kan akhirnya,” tulis @tiaraaa.e.

“Dan pas mengulur waktu, itu memalukan tau! Sudah dikasih hati sama wasit gak dikasih kartu kuning, malah gak tahu diri. Tapi syukurlah, kamu dikasih kartu kuning pas ngulur waktu, ” tulis @sagharaputra19_.

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…