Timnas Indonesia U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017). (JIBI/Antara/Sigid Kurniawan) Timnas Indonesia U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017). (JIBI/Antara/Sigid Kurniawan)
Senin, 6 November 2017 12:11 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

KUALIFIKASI PIALA ASIA U-19
Indonesia Dibantai Malaysia 1-4

Indonesia U-19 memulai babak kedua tertinggal 1-2 atas Malaysia U-19, Senin (6/11/2017)

Solopos.com, PAJU – Rotasi pemain Timnas Indonesia U-19 menggambarkan timpangnya kualitas tim yang dilatih Infra Sjafri tersebut. Menghadapi Malaysia U-19 di lanjutan kualifikasi Piala Asia U-19, Garuda Nusantara harus tertinggal 2-1 di babak pertama. Koordinasi antarpemain khususnya pemain belakang menjadi kelemahan utama Indonesia U-19.

Untuk mengejar ketertinggalan, pelatih Indra Sjafri memasukan Egy Maulana Vikri sejak awal babak kedua. Pria kelahiran Medan itu menggantikan Witan Sulaeman. Garuda Nusantara mencoba menekan sejak awal, namun melalui sepak pojok di menit ke-47, Malaysia U-19 malah memperlebar kedudukan. Tandukan bek tengah Malaysia, Shivan Pillay Asokan menghujam deras ke gawang Rossy. Malaysia unggul 3-1.

Baru berjalan tiga menit dari gol ketiga Malaysia, Garuda Nusantara kembali mendapat hukuman tendangan pinalti. Luthfi terpaksa menjegal penyerang Malaysia yang sudah berhadap-hadapan dengan Rossy. Lutfhi diganjar kartu kuning, Malysia memperlebar kedudukan menjadi 4-1 di menit ke-51, kembali melalui kaki Muhammad hadi Fayyadh.

Di menit ke-60 coach Indra Sjafri memasukan Saddil Ramdani menggantikan Feby Eka Putra. Ketajaman serta mobilitas Saddil membuat permainan semakin keras. Pemain Malaysia beberapa kali harus melanggar Saddil. Salah satu pelanggaran keras terhadap Saddil dilakukan oleh Nabil Hakim Bokhari di menit ke-66.

Peluang emas didapat Garuda Nusantara di menit ke-76. Firza Andika melakukan tendangan jarak jauh. Bukan tendangan cannon khas Saddil, Firza melepaskan tendangan melengkung yang jatuh ke pojok kanan gawang Azri Ghani. Namun kiper Malaysia U-19 itu masih mampu melompat menepis bola. Tendangan Firza hanya berbuah sepak pojok.

Memasuki 20 menit terakhir babak kedua, pemain Malaysia U-19 mulai mengulur waktu. Apes bagi Nabil Hakim Bokhari, tindakannya berlama-lama saat akan melempar bola berbuah kartu kuning.

Serangan Garuda Nusantara tampak tak bisa berkembang. Bangunan serangan sering terputus di lini pertahanan Malaysia. Di sisi lain, meski sudah unggul Malaysia U-19 masih bermain agresif memanfaatkan serangan balik.

Waktu normal babak kedua telah habis, wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Tak banyak peluang terjadi di tambahan waktu tersebut. Pertandingan berakhir 4-1 untuk kemenangan Malaysia.

Susunan pemain Indonesia:

Gianluca Pagliuca Rossy; Rifad Marasabessy, Kadek Raditya Maheswara, Rachmat Irianto, Firza Andika, Witan Sulaeman (Egy Maulana Vikri, 45’), M Lutfi, M Iqbal, Asnawi Mangkualam, Feby Eka Putra (Saddil Ramdani, 60’), Hanis Saghara.

Susunan Pemain Malaysia:

Muhammad Azri Ghani; Shivan Pillay Asokan, Muhammad Anwar Ibrahim, Nabil Hakim Bokhari, Muhammad Syaiful Alis; Muhammad Nurfais Johari (Zhafir), Nik Akif Syahrian, Thivandaran Karnan, Ammar Akhmall Alias; Muhammad Hadi Fayyadh, Muhammad Akhyar Abdul Rashid.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…