Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di rumah warga Kampung Dawung Wetan RT 001/RW 014, Danukusuman, Serengan, Senin (6/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di rumah warga Kampung Dawung Wetan RT 001/RW 014, Danukusuman, Serengan, Senin (6/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Senin, 6 November 2017 19:15 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

KEBAKARAN SOLO
Tabung Elpiji 3 Kg Meledak Lukai 2 Orang di Dawung Wetan

Kebekaran terjadi di Kampung Dawungn Wetan, Serengan, Solo, akibat tabung elpiji meledak.

Solopos.com, SOLO — Dua orang terluka dalam peristiwa kebakaran di rumah Surono, warga Kampung Dawung Wetan RT 001/RW 014, Danukusuman, Serengan, Solo, Senin (6/11/2017) pukul 15.30 WIB.

Kedua orang yang mengalami luka bakar itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kustati, Pasar Kliwon. Dugaan sementara kebakaran disebabkan tabung elpiji 3 kg yang meledak.

Ketua RT 001, Wahyono, mengatakan mendengar ledakan dari luar rumahnya sebelum rumah Surono terbakar. Warga panik dan keluar rumah untuk mencari sumber ledakan dan melihat api membakar rumah milik Surono.

“Saya pada saat kejadian berada tepat di belakang rumah Surono. Saya sempat melihat Surono keluar rumah dalam kondisi tubuh 50% mengalami luka bakar meminta pertolongan,” ujar Wahyono saat ditemui Solopos.com di rumahnya, Senin.

Wahyono mengatakan warga langsung menolong Surono dan anaknya, Andi, yang dalam kondisi lemas di dalam rumah. Kedua korban yang mengalami luka bakar langsung dibawa ke RSI Kustati.

“Pemilik rumah [Surono] membuka usaha agen elpiji 3 kg. Puluhan tabung elpiji 3 kg yang ada di dalam rumah langsung dikelurkan agar tidak ikut terbakar,” kata dia.

Ia mengaku sempat ikut memadamkan api dengan air dari pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), tetapi tidak berhasil karena api keburu membesar. Kemudian ia lari meminta pertolongan ke pos Pemadam kebakaran di Gading, Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo.

“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB setelah enam unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian. Kami membantu mengevakuasi barang-barang berharga milik Surono agar tidak ikut terbakar,” kata dia.

Ia mengatakan api membakar sebagian besar rumah milik Surono. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Lurah Danukusuman, Saryoto, mengatakan Surono adalah kakaknya. Ia panik setelah mendapatkan informasi rumah kakaknya terbakar dan langsung menuju ke lokasi kejadian.

“Kami bersyukur dia [Surono] dan anaknya, Andi, selamat hanya mengalami luka bakar,” kata Saryoto.

Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, membenarkan adanya kejadian kebakaran di Danukusuman. Penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…