Presiden Jokowi mengunjungi stan pameran pakan di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Presiden Jokowi mengunjungi stan pameran pakan di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Senin, 6 November 2017 14:15 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

AGENDA PRESIDEN
2 Petani Madiun Dapat Sepeda dari Jokowi karena Hafal Pancasila

Presiden Jokowi membagi-bagikan sepeda kayuh saat berkunjung ke Kabupaten Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Dua petani mendapat hadiah sepeda gunung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah berhasil menghafal Pancasila. Sepeda gunung diberikan Jokowi saat mengunjungi Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11/2017).

Dua petani yang mendapatkan sepeda yaitu Basuki dari Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dan Sulani dari Tuban.

Pada kesempatan itu, Presiden meresmikan perhutanan sosial di wilayah tersebut. okowi meminta kepada seluruh petani yang mendapatkan lahan Perhutani untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya, presiden meminta kepada petani yang mendapat lahan perhutanan sosial itu untuk maju dan menyampaikan rencana setelah mendapat lahan tersebut.

Petani yang pertama yang maju yaitu Basuki. “Yang itu. Tadi kan tunjuk jari. Tidak usah takut sama saya,” kata Jokowi dengan meminta Basuk ke depan.

Kepada Presiden, Basuki menceritakan mendapatkan lahan tanam dari program perhutanan sosial ini seluas setengah hektare. Saat ini lahan tersebut telah ditanami jagung.

Dia mengatakan dari setengah hektare lahan biasanya bisa menghasilkan 5,6 ton jagung. “Bisa saja terjadi kalau dirawat dengan baik. Itu bagus,” ujar Jokowi untuk memuji hasil tanam yang dilakukan Basuki.

Setelah berbincang, Jokowi kemudian meminta petani tersebut untuk menghafal Pancasila. “Jenengan hafal Pancasila boten,” tanya Jokowi.

Dengan terbata-bata dan dibantu Jokowi, Basuki pun akhirnya bisa menyelesaikan lima sila dalam Pancasila.

Saget ngaten kok. Bawa sepeda ga sih. Pak Bas nika sepedanya diambil,” ujar Jokowi dan dibalas dengan tepuk tangan oleh ratusan petani yang hadir dalam acara itu.

Setelah Basuki, giliran Sulani, seorang petani asal Tuban berdialog dengan Jokowi. Sulani mengatakan mendapatkan lahan setengah hektare. Rencananya lahan tersebut hendak ditanami jagung dan kacang tanah.

Seperti Basuki, Presiden juga menanyakan kepada Sulani mengenai Pancasila. Dengan penuh percaya diri Sulani pun menyatakan hafal. Dengan suara cukup lantang, Sulani menghafal lima sila dalam Pancasila dengan lancar. Sulani pun mendapat sepeda gunung seperti Basuki.

Setelah memberikan sepeda gunung itu, Jokowi kemudian berseloroh sepeda kayuh yang diberikan bukan sepeda biasa, tetapi sepeda yang mahal. Sepeda itu mahal karena ada tulisan sepeda hadiah Presiden Jokowi.

Jokowi pun berpesan kepada petani yang mendapatkan lahan untuk memanfaatkanya dengan baik. Selain itu, lahan juga harus ditanami tanaman yang produktif.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…