Kawasan sekitar Kantor Kabupaten Demak yang sudah bersih dari PKL. (Facebook.com-Gatot Sembara) Kawasan sekitar Kantor Kabupaten Demak yang sudah bersih dari PKL. (Facebook.com-Gatot Sembara)
Minggu, 5 November 2017 07:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PKL Sekitar Kantor Kabupaten Demak Menghilang, Sebagian Warga Kecewa

PKL di sekitar Kantor Kabupaten Demak yang menghilang membuat sebagian warga kecewa.

Solopos.com, DEMAK – Para pedagang di sekitar Kantor Kabupaten Demak di Jl. Kiai Singkil, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) mendadak jadi bahan pembicaraan lantaran menghilang. Banyak pihak yang kecewa dengan menghilangnya para PKL di sekitar Kantor Kabupaten Demak.

Di grup Facebook Warga Demak, netizen ramai membicarakan para PKL itu setelah pengguna akun Facebook ?Gatot Sembara mengunggah foto sekitar Kantor Kabupaten Demak yang bersih dari PKL, Kamis (2/11/2017). Pada keterangan foto, ia menduga para PKL telah ditertibkan pihak berwenang.

Lur, ternyata pedagang-pedagang di sekitar [kantor] kabupaten sudah mulai ditertibkan ya? Saya lihat pedagang di sekitar situ sudah mulai disuruh pindah,” tulisnya.

Tak pelak netizen ramai mengungkapkan kekecewaan mereka atas penataan yang menyebabkan menghilangnya para PKL. Mereka menganggap kawasan sekitar Kabupaten Demak merupakan tempat yang asyik untuk menongkrong sembari menikmati makanan yang dijual para PKL.

Do pindah gon ndi lur,, tempat kuliner ku ilang icg [PKLnya pindah kemana? Tempat kuliner menghilang],” tulis pengguna akun Facebook Andy Lesmana.

Tahu gimbal ngarrep pertigaan kantor kabupaten pindah nang ndi wiiiii??? wahhhh wah wahhh [Tahu gimbal di depan Pertigaan Kantor Kabupaten pindah kemana?],” tulis pengguna akun Facebook Kang Nailul.

“Enggak bisa santai sambil makan lagi,” celetuk pengguna akun Facebook Umya Ntu Myamyu.

Meski banyak yang merasa kecewa, tak sedikit juga netizen yang senang dengan penataan PKL di kawasan sekitar Kantor Kabupaten Demak. Mereka menganggap langkah itu menjamin kebersihan kawasan sekitar Kantor Kabupaten Demak. Kalangan ini berharap kawasan tersebut selalu bersih dan PKL tak akan kembali berdagang di situ.

Sementara itu, pengguna akun Facebook ?Gatot Sembara yang memicu pembicaraan netizen terkait PKL itu berharap Pemkab Demak menyediakan tempat berdagang bagi pedagang yang tergusur. Ia tak ingin para PKL kehilangan mata pencaharian mereka setelah digusur dari kawasan sekitar Kantor Kabupaten Demak. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…