Jose Mourinho dan Antonio Conte (JIBI/Reuters/Eddie Keogh)
Minggu, 5 November 2017 13:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Inggris Share :

LIGA INGGRIS
Chelsea Vs MU: Rivalitas Panas Conte-Mourinho

Liga Inggris akan menyajikan duel Chelsea vs Manchester United.

Solopos.com, LONDON — Rivalitas Manajer Manchester United, Jose Mourinho, versus Pelatih Chelsea, Antonio Conte, memanas sejak keduanya dipertemukan di Stamford Bridge, London,  Oktober 2016 lalu.

Itu kali pertama Mourinho menginjakkan kaki di Stamford Bridge sejak dipecat Chelsea pada Desember 2015. Namun tim binaannya malah dipermalukan 0-4 di hadapan publik yang pernah mencintainya.

Kekalahan United dengan skor telak itu bukan satu-satunya faktor yang membuat Mourinho mangkel. Dia juga tersinggung dengan selebrasi “urakan” Conte yang dinilainya merendahkan timnya. Sejak itu, Mourinho dan Conte, kerap terlibat perang urat syaraf. Entah saat wawancara dengan media atau ketika kedua tim kembali bertemu di lapangan.

Setan Merah, julukan United, memang akhirnya bisa membalas kekalahan tragis itu dengan menang 2-0 di Old Trafford, April 2017 lalu. Namun, peristiwa di Stamford Bridge setahun silam sepertinya masih menyisakan bara dendam di hati United, terutama Mourinho.

Terbukti, ia masih kerap melontarkan perang kata-kata, termasuk sebelum United bertamu ke Stamford Bridge pada game week ke-11 Liga Inggris, Minggu (5/11/2017) pukul 23.30 WIB. Terbaru, Mourinho lagi-lagi menyindir Conte yang kerap mengeluh karena timnya diterpa cedera pemain. Tapi, kali ini Conte enggan menanggapi pernyataan koleganya itu.

“Tidak penting bagaimana rivalitas pelatih. Kami saling menghargai pekerjaan ini satu dengan yang lain. Saya respek pekerjaan dia. Saya sudahi dan pungkasi. Dia seorang lawan dan saya juga lawan baginya. Setelah laga, semuanya kembali normal,” jelas Conte menolak mengungkit rivalitasnya dengan Mourinho, seperti dilansir Dailymail.co.uk.

Conte memang sebaiknya fokus membenahi timnya dibandingkan meladeni mind games yang sengaja dilemparkan Mourinho. The Blues, julukan Chelsea, baru saja menelan kekalahan dengan skor telak 0-3 di kandang AS Roma pada Liga Champions, tengah pekan lalu.

Pertahanan The Blues musim ini memang rentan kebobolan sejak ditinggalkan beberapa pemain defensif yang cedera. Beruntung, Conte bakal kembali menurunkan gelandang bertenaga N’Golo Kante ketika menjamu United. Kante absen membela Chelsea sejak menderita cedera hamstring saat membela Prancis, September lalu. Tanpa Kante, gawang Chelsea kebobolan 11 kali hanya dalam enam pertandingan di semua kompetisi.

Kembalinya Kante diharapkan mampu membantu Chelsea meneruskan rekor apik saat menjamu Setan Merah, julukan United. The Blues hanya kalah sekali dalam 15 laga kandang terakhir kontra United. Kali terakhir tim London Barat ini dipermalukan tamunya yakni saat United masih ditangani Sir Alex Ferguson pada kekalahan 2-3 pada Oktober 2012.

Pertandingan di Stamford Bridge sekaligus menjadi ajang reuni bagi beberapa orang. Bukan hanya Mourinho dengan pemain-pemain Chelsea atau sebaliknya, tapi juga Romelu Lukaku yang pernah mengenakan kostum The Blues.

Laga ini sekaligus menjadi comeback gelandang bertahan United, Nemanja Matic, ke Stamford Bridge sejak dijual Chelsea musim panas lalu. Bersama kiper David de Gea, Matic membantu pertahanan Setan Merah lebih stabil ketimbang musim lalu. Gawang David de Gea baru kemasukan empat gol dalam 10 laga, paling tangguh dibandingkan pertahanan tim-tim lain.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…