Pelatih baru Persis Solo Freddy Mulli (kedua dari kanan) berbincang dengan asisten pelatih dan pemain Persis Solo seusai sesi latihan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (17/10/2017). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan )
Minggu, 5 November 2017 22:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Laga Perdana 8 Besar, Persis Solo Cuma Punya 4 Pemain Cadangan

Liga 2 diwarnai dengan Persis Solo yang mengalami krisis pemain.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo hanya memiliki empat pemain cadangan yang dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi Martapura FC di laga pertama babak delapan besar Liga 2 di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi, Kamis (9/11/2017).

Seperti diketahui, jumlah pemain Persis Solo saat ini ada 23 orang. Empat pemain dipastikan tidak bisa tampil di laga perdana karena mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Empat pemain itu adalah kapten M. Wahyu, Hendry Aprilianto, Irkham Zahrul Mila dan Agung Supriyanto.

Satu pemain lain yakni Asyraq Ghufron juga harus absen karena mendapat hukuman akumulasi kartu kuning. Praktis, hanya tersisa 18 pemain, tiga di antaranya merupakan kiper.

“Dalam line up kami hanya bisa sertakan 17 pemain karena kami hanya butuh dua kiper. Tapi, untuk Ikhwan Ciptady dan Akbar [Riansyah] kondisinya belum 100% pulih dari cedera. Praktis kami hanya punya 15 pemain yang siap diturunkan,” ujar Pelatih Persis Solo, Freddy Mulli, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (5/11/2017).

Dari 15 pemain itu, 11 pemain akan diturunkan sejak menit pertama sehingga tersisa empat pemain di bangku cadangan. Satu dari empat pemain cadangan itu berposisi sebagai kiper sehingga hanya tersedia tiga pemain cadangan nonkiper. Bila salah satu pemain menyusul cedera, maka stok pemain cadangan Persis semakin menipis.

“Selama latihan kita sudah coba pemain bermain di posisi lain. Kita ingin maksimalkan sisa pemain yang ada. Khusus lini belakang memang butuh perhatian khusus karena banyak pemain yang absen di posisi ini,” ucap Freddy.

Freddy Mulli mau tidak mau harus menurunkan Roni Saputra. Striker mungil binaan Persis Junior itu sampai saat ini belum menjalani debut di tim senior. Freddy pun tidak menutup kemungkinan untuk menurunkan Roni menghadapi Martapura FC.

“Roni itu pemain muda yang bagus. Dia layak diturunkan. Memang ada waktunya bagi pemain muda untuk merasakan panasnya atmosfer pertandingan seperti ini,” terang Freddy.

Selain Roni, mau tidak mau Freddy juga harus menurunkan Ade Fanny, pemain binaan Persis Junior yang sudah menjalani debut saat Persis Solo bertandang ke markas PSS Sleman di laga terakhir babak 16 besar. Menurut Freddy, Ade punya kemampuan istimewa yang bisa diandalkan di lini sayap.

“Ade Fanny hanya perlu diberi kebebasan bermain di lini sayap. Saya tidak akan menekan dia harus begini dan begitu. Biarkan dia nanti berkreasi dengan kemampuan dia,” papar Freddy.

Pada Senin (6/11/2017) pagi, skuat Persis Solo bakal bertolak ke Bekasi. Sesampainya di bekasi, tim akan beristirahat dan akan menjalani latihan pada Selasa (7/11/2017). “Ada waktu dua hari untuk adaptasi dengan lingkungan di sana. Tanggal 8 [November] kita sudah harus menjajal rumput stadion. Untuk lokasi latihan, belum tahu. Nanti akan kami koodinasikan dulu dengan manajemen,” jelasnya.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…