Asap mengepul dari bangunan yang terbakar saat pasukan Filipina menyerang militan Maute yang menguasai Kota Marawi, Jumat (16/6/2017). (JIBI/Solopos/Reuters/Romeo Ranoco)
Minggu, 5 November 2017 17:00 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Internasional Share :

Filpina Bekuk WNI Istri Petinggi Kelompok Maute Pro ISIS

Polisi Filipina membekuk seorang WNI yang merupakan istri seorang petinggi kelompok Maute pro ISIS.

Solopos.com, JAKARTA — Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, seorang warga Indonesia yang merupakan istri Omarkhayam Maute, petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota Marawi.

Madrais, asal Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dilaporkan ditangkap setelah kepolisian merazia rumahnya di Iligan City, Mindanao utara hari ini sebagaimana dikutip Bbc.com, Minggu (5/11/2017). Aparat menemukan sejumlah komponen bom seperti empat pin detonator, dua kabel detonator, dan jam khusus.

Sebanyak enam anak, dua putra dan empat putri yang merupakan buah perkawinan Omarkhayam Maute dan Madrais, dibawa ke kantor polisi untuk ditangani departemen kesejahteraan sosial. Perwira kepolisian Iligan, Leony Roy Ga, mengatakan Madrais memegang paspor Indonesia yang kadaluarsa pada September 2016. Adapun perempuan tersebut diketahui tiba di Filipina pada 2012 lalu.

Omarkhayam Maute, salah satu pemimpin kelompok Maute yang bersumpah setia kepada ISIS, tewas dibunuh dalam operasi militer di Marawi pada 16 Oktober. Petinggi ISIS di Filipina lainnya, Isnilon Hapilon, tewas pada hari yang sama.

Omarkhayam Maute bertemu dengan Minhati Madrais pada 2008 saat keduanya berstatus sebagai mahasiswa Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.
Setelah menikah, keduanya sempat bermukim di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, selama dua tahun mulai 2010. Madrais diketahui merupakan putri pimpinan pondok pesantren Darul Amal di Babelan, KH Madrais Hajar.

Oleh mertuanya, Omarkhayam diminta menjadi guru di pondok pesantren Darul Amal. Namun, selang dua tahun kemudian, Omarkhayam mengajak istrinya ke Filipina.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…