Ketua MUI Jateng, KH.Ahmad Daroji memberikan sambutan Musda ke-IX MUI Kota Solo, di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (4/11/2017). (Arif Fajar S/JIBI/Solopos) Ketua MUI Jateng, KH.Ahmad Daroji memberikan sambutan Musda ke-IX MUI Kota Solo, di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (4/11/2017). (Arif Fajar S/JIBI/Solopos)
Sabtu, 4 November 2017 18:40 WIB Arif Fajar S./JIBI/Solopos Solo Share :

Selamat! H Subari Terpilih Jadi Ketua MUI Solo

MUI Solo memilih ketua periode 2017-2022.

Solopos.com, SOLO — H Subari terpilih menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo menggantikan Prof. Dr. Zaenal Arifin dalam musyawarah daerah (Musda) ke IX MUI Kota Solo, di Kantor MUI Solo, Jl. Serang No. 10 Semanggi, Pasar Kliwon, Sabtu (4/11/2017).

Terpilihnya Subari yang juga Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Solo, tidak melalui pemungutan suara, namun dipilih oleh tim formatur. Selanjutnya Subari memimpin MUI Kota Solo untuk periode 2017-2022.

Sebelum pemilihan, ada 49 nama calon ketua MUI Solo dalam musda yang baru kali pertama digelar di Kantor MUI Solo tersebut dan dihadiri Sekda Solo serta Ketua MUI Jawa Tengah. Menurut Imam Supardi salah satu calon, yang juga pengurus MUI Kecamatan Banjarsari, calon-calon tersebut berasal dari MUI kecamatan, pengurus MUI Kota, dan tokoh masyarakat.

“Apabila dilakukan pemilihan, yang berhak memilih adalah tiga orang pengurus MUI di tiap kecamatan [15 orang], Dewan Penasihat MUI [10 orang], Dewan Pimpinan MUI (11 orang], dan angota pleno dari komisi [9 orang], ” terangnya kepada Solopos.com, di Kantor MUI Solo, Sabtu.

Sebelumnya, Ketua MUI Jawa Tengah, KH. Ahmad Daroji kepada Solopos.com, mengatakan proses pemilihan merupakan hak Musda MUI kota Solo. Hanya saja diharapkan kendati jumlah calon cukup banyak, namun sebaiknya calon tersebut yang tahu isi “perut” Kota Solo.

“Kemudian diharapkan mempunyai akses ke masyarakat, ormas lain, ke pemerintahan daerah, dan ke pusat. Selain itu harus punya ilmu agama,” terang Ahmad Daroji.

Ditanya bagaimana dengan calon dari kalangan muda, menurut Ahmad Daroji, memang dari segi pengetahuan mumpuni, namun kalau bisa yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, namun punya waktu memimpin serta memiliki kearifan. “Kearifan didapat dari pengalaman yang lama.”

Ketua MUI Solo periode 2012-2017, Zaenal Arifin mengapresiasi berbagai pihak yang telah mendukung program MUI Solo. Pihaknya juga berterima kasih atas dukungan semua pengurus MUI Solo selama kepemimpinannya. “Mohon maaf apabila ada kesalahan selama saya memimpin MUI Solo,” ujar dia dalam sambutannya.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…