Ilustrasi kesenjangan kemakmuran. (JIBI/Bisnis/Dok.) Ilustrasi kesenjangan kemakmuran. (JIBI/Bisnis/Dok.)
Sabtu, 4 November 2017 08:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pemkot Jogja Anggarkan Rp92 Miliar untuk Pengentasan Kemiskinan

Dana Rp92 miliar berasal dari APBD Kota Jogja

Solopos.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja mengalokasikan anggaran pengentasan kemiskinan 2018 sebesar Rp92 miliar. Jumlah tersebut murni dari APBD Kota Jogja, belum termasuk bantuan program dari Pemda DIY dan Pemerintah Pusat.

Wakil Wali Kota JOgja Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya sudah meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar pengentasan kemiskinan melalui satu pintu atau tidak berjalan sendiri-sendiri. Disinggung soal berapa persen dapat menurunkan angka kemiskinan, Heroe mengaku belum bisa menyebutkan karena Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 masih dibahas di DPRD Kota Jogja.

Diketahui data kemiskinan tahun ini masih di angka 8,7%. Ia berharap RPJMD bisa selesai dibahas sebelum akhir bulan. “Nanti kalau sudah ada angka kesepakatan pengurangan kemiskinan lima tahun ke depan, lalu kita breakdown per tahun target pengurangan kemiskinan,” ujar Heroe, Jumat (3/11/2017).

Baca juga : Pemkot Jogja Ubah Fokus Pengentasan Kemiskinan Jogja

Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja Antonius Fokki Ardianto mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Jogja yang bertekad mengubah pendekatan pengentasan kemiskinan. Ia menilai sejauh ini pengentasan kemiskinan tidak menyentuh pemberdayaan.

“Banyak bantuan yang digelontorkan tapi itu sifatnya hanya belas kasihan, bukan pemberdayaan, sehingga tidak membuat perekonomian keluarga yang dibantu bergerak” kata dia.

Karena itu ia mengatakan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rapat RPJMD mengusulkan agar pendekatan pengentasan kemiskinan diubah, bukan fokus pada bantuan, melainkan pada pemberdayaan.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…