Anggota Resmob Polrestabes Semarang meringkus dua pembunuh juru parkir di Semarang yang sempat kabur ke Madiun, Jawa Timur, Jumat (3/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/I..C. Senjaya) Anggota Resmob Polrestabes Semarang meringkus dua pembunuh juru parkir di Semarang yang sempat kabur ke Madiun, Jawa Timur, Jumat (3/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/I..C. Senjaya)
Sabtu, 4 November 2017 10:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PEMBUNUHAN SEMARANG
Penikam Juru Parkir hingga Tewas Diringkus di Madiun

Pembunuhan terhadap seorang juru parkir tuntas diselidiki Polestabes Semarang dengan menangkap dua pelakunya di Madiun.

Solopos.com, SEMARANG — Polrestabes Semarang meringkus dua tersangka pembunuh juru parkir Tri Handayanto yang sempat kabur ke Madiun, Jawa Timur. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji di Kota Semarang, Jumat (3/11/2017), mengatakan kedua pelaku pembunuhan juru parkir di Semarang itu ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah di Madiun.

Kedua tersangka pelaku pembunuhan di Semarang tersebut adalah Septian Adhi Saputra, 21, warga Semarang Tengah dan Taufik Al Hakim, 22, warga Pongangan, Gunungpati, Kota Semarang, Jateng.  “Satu lagi tersangka yang ikut ditangkap karena diketahui membantu kedua pelaku saat kejadian,” katanya.

[Baca juga Diduga Rebutan Lahan, Juru Parkir Tewas Ditusuk]

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan terhadap juru parkir bernama Tri Handayanto itu bermula ketika kedua pelaku datang ke lokasi kejadian di Jl. Pekunden Tengah, Semarang Tengah untuk mencari sepeda motor yang digadaikan ke rumah salah seorang warga yang bernama Sony. Di lokasi, kedua pelaku bertemu dengan korban yang saat itu di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Pelaku yang bertanya tentang keberadaan pemilik rumah diduga tersinggung dengan ucapan korban. Tersangka Taufik yang diketahui pertama kali memukul korban yang kemudian dilanjutkan oleh Septian yang menusukkan pisau ke perut korban.

Pelaku langsung kabur setelah mengetahui korban tersungkur. Kedua pelaku pembunuhan juru parkir di Kota Semarang, Jateng itu kemudian kabur ke Madiun, Jatim dengan menumpang bus.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…