Sungai Playen tercemar sampah Sampah memenuhi aliran Sungai Playen, Desa Ngawu, Kecamatan Playen, Jumat (3/11/2017) (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 4 November 2017 07:40 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Memprihatinkan! Sampah Pasar dan Rumah Tangga Bertumpuk di Sungai Playen

Sungai Playen tercemar sampah.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL— Bebagai jenis sampah yang didominasi sampah plastik memenuhi aliran Sungai Playen yang berada persis di utara Pasar Playen. Salain membuat aliran air tersendat, sampah juga mengakibatkan pencemaran.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com pada Jumat (3/11/2017) siang, sampah yang memenuhi aliran sungai membuat aliran air tak terlihat. Selain itu sampah tersebut juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Kepala Bidang Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Peningkatan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Mujiyana mengakui jika sudah sejak lama sungai tersebut menjadi perhatian khusus karena tercemar oleh berbagai jenis sampah.

“Sampah berasal dari sampah pasar dan juga sampah rumah tangga yang dibuang oleh masyarakat,” katanya, Jumat kemarin.

Beberapa waktu lalu pihaknya pun sudah melakukan uji laboratorium untuk mengetahui adanya pencemaran akibat sampah yang memenuhi aliran sungai itu. Namun secara spesifik hasil uji laboratorium belum dapat mengetahui dampak pencemaran yang terjadi.

“Sudah diuji di laboratorium tapi ujinya terbatas, baru diuji karbon dan oksigennya. Yang jelas sampai saat ini belum ada komplain dari masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain untuk mengurangi dampak pencemaran akibat sampah yang mempenuhi aliran sungai, pihaknya terus melakukan sosialisasi. Menurut dia sosialisasi penting, sebab selama ini membuang sampah sembarangan masih menjadi kebiasaan buruk di masyarakat. Untuk itu, agar masyarakat lebih sadar dan peduli, pihaknya memasang sejumlah spanduk larangan membuang sampah di sepanjang aliran sungai sebagai bentuk sosialisasi.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…