Demo warga Kudus berjalan mundur sambil menggeret mainan mobil tangki air demi menjaga ekosisten Gunung Muria, Jateng, Kamis (2/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) Demo warga Kudus berjalan mundur sambil menggeret mainan mobil tangki air demi menjaga ekosisten Gunung Muria, Jateng, Kamis (2/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Sabtu, 4 November 2017 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho Feature Share :

Foto Demo Warga Kudus Jaga Gunung Muria

Demo warga Kudus digelar demi menjaga Gunung Muria.

Demo warga yang menyerukan Save Air Muria berjalan mundur sambil menggeret mainan mobil tangki air demi menjaga ekosisten Gunung Muria, Jateng, Kamis (2/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Demo warga yang menyerukan Save Air Muria berjalan mundur sambil menggeret mainan mobil tangki air demi menjaga ekosisten Gunung Muria, Jateng, Kamis (2/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Sejumlah warga Kudus menuntut pemerintah setempat untuk menghentikan aktivitas ilegal eksploitasi air yang marak di kawasan pegunungan Muria, Jawa Tengah. Eksplorasi air secara ilegal itu dikhawatirkan berdampak negatif ke sektor pertanian di wilayah itu. Para demonstran pencinta kelestarian lingkungan hidup Gunung Muria, Jateng itu berjalan mundur sambil menyeret mainan mobil tangki air saat menggelar aksi di seputar Alun-Alun Kudus, Jateng, Kamis (2/11/2017).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…