Ilustrasi Whatsapp (The Truth Spy) Ilustrasi Whatsapp (The Truth Spy)
Jumat, 3 November 2017 17:00 WIB Agne Yasa/JIBI/Bisnis Internet Share :

Ratusan Orang Laporkan Whatsapp Down, Kini Normal Lagi

Sempat dilaporkan oleh ratusan orang bahwa Whatsapp down, aplikasi pesan instan itu kini telah normal lagi.

Solopos.com, JAKARTA — Pengguna Whatsapp di Indonesia pada Jumat (3/11/2017), sekitar pukul 15.00 WIB, mulai ramai melaporkan sulitnya mengakses layanan pesan instan ini.

Berdasarkan situs pendeteksi Down Detector, terdapat hingga 950 laporan terkait layanan Whatsapp yang tumbang pada sore ini. Laporan didominasi kesulitan koneksi sebanyak 46%, kesulitan mengirim dan menerima pesan sebanyak 41%, dan last seen 11%.

Para netizen juga melalui media sosial Twitter ramai memperbincangkan tumbangnya layanan Whatsapp dengan tagar #whatsappdown. Sementara itu, dilansir dari Independent.co.uk, tumbangnya layanan Whatsapp tampaknya karena masalah server.

Aplikasi ini awalnya tidak terlihat rusak dengan obrolan dan kontak dapat dimuat. Tapi begitu pengguna mengobrol, aplikasi tersebut hanya menunjukkan pesan “penghubung” yang tidak pernah bisa diselesaikan sendiri. Karena itu, pesan baru tidak dapat dikirim atau diterima.

Situs Down Detector menunjukkan lonjakan masalah dengan aplikasi itu. Hal itu menunjukkan bahwa hampir semua orang tidak dapat online. Masalah tersebut terjadi khususnya di Eropa barat dan Asia, namun dilaporkan di seluruh dunia.

Selain aplikasi di smartphone, WhatsApp Web yang menggunakan koneksi telepon juga sempat rusak. Tidak seperti pemiliknya, Facebook, WhatsApp tidak menyediakan laman untuk memberikan informasi kepada pengguna saat situs sedang down.

Whatsapp hanya memiliki akun Twitter resmi yang hanya mempublikasikan keterangan saat aplikasi itu mengalami masalah. Sayangnya, hal itu tidak digunakan lagi dan belum mengupdate status sejak 2014.

Beruntung, sekitar pukul 16.00 WIB layanan Whatsapp sudah dapat mulai menerima dan mengirim pesan.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…