18 Suporter Jakmania Persija Jakarta ditangkap polisi karena pesta miras di kompleks Stadion Manahan, Banjarsari, Jumat (3/11/2017). (M Ismail/JIBI/Solopos) 18 Suporter Jakmania Persija Jakarta ditangkap polisi karena pesta miras di kompleks Stadion Manahan, Banjarsari, Jumat (3/11/2017). (M Ismail/JIBI/Solopos)
Jumat, 3 November 2017 19:09 WIB M Ismail/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

LIGA 1
Persija Vs Persib di Manahan Solo, 18 Suporter Jakmania Malah Mabuk-Mabukan

Liga 1 Persija vs Persib berlangsung di Stadion Manahan Solo.

Solopos.com, SOLO — Liga 1 Persija vs Persib digelar Jumat (3/11/2017) sore di Stadion Manahan Solo. Sebanyak 18 suporter Persija Jakarta, Jakmania ditangkap anggota Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polresta Solo saat pesta miras di kompleks Stadion Manahan, Banjarsari, Jumat (3/11/2017).

Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi, mengatakan penangkapan 18 suporter Jakmania tersebut dilakukan saat petugas sedang melakukan patroli sebelum pertandingan Liga 1 antara Persija vs Persib Bandung dimulai. Suporter Jakmania tersebut ditangkap di empat lokasi berbeda di kompleks Stadion Manahan.

“Kami langsung membawa suporter Jakmania ke Mapolresta untuk dilakukan pemdataan. Barang bukti diamankan berupa belasan miras oplosan dan ciu,” ujar Agus saat ditemuiĀ Solopos.com di Mapolresta, Jumat.

Agus mengatakan satu suporter diketahui mabuk berat akibat pengaruh miras. Mereka semua setelah dilakukan pendataan langsung diminta membuat surat pernyataan.

“Kami melepas 18 suporter Jakmania setelah dilakukan pendataan. Mereka diminta pulang bersama suporter lainnya setelah pertandingan Persija vs Persib selesai,” kata dia.

Seorang suporter Jakmania asal Tangerang, Hery Supriyadi, mengaku saat datang ke Solo tidak membawa miras. Miras didapat dari Jakmania asal Solo.

“Saya berkenakan dengan Jakmania Solo di Stadion Manahan kemudian diajak minum. Sekitar pukul 14.00 WIB polisi datang dan langsung dibawa ke Mapolresta Solo.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…