Agus Sutriyono penyaji kuliner bubur ayam di Jl. Jenderal Sudirman, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng. (Instagram-@indozsone.id) Agus Sutriyono penyaji kuliner bubur ayam di Jl. Jenderal Sudirman, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng. (Instagram-@indozsone.id)
Jumat, 3 November 2017 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH INSPIRATIF
Gratiskan Dagangannya Tiap Jumat, Penjual Bubur di Salatiga Jadi Viral

Kisah inspiratif diukir pedagang bubur ayam di Salatiga yang menggratiskan dagangannya setiap Jumat.

Solopos.com, SALATIGA – Pedagang bubur ayam di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) menjadi viral di media sosial setelah kisah inspiratifnya ramai dibicarakan warga dunia maya (netizen). Si pedagang bubur itu dikabarkan menggratiskan dagangannya kepada semua pelanggan setiap hari Jumat.

Kisah inspiratif yang lantas menjadi viral itu kali pertama dibagikan pengguna akun Facebook Tri Wahyono di dinding grup Facebook Kabar Salatiga, Jumat (20/10/2017) lalu. Dalam paparannya, ia mengaku kaget saat makan bubur di warung milik pedagang yang diketahui bernama Agus Sutriyono di Jl. Jenderal Sudirman, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Pasalnya, meski tak memasang pemberitahuan bubur gratis, semua orang yang makan di warung milik Agus tak diminta uang sama sekali. Ia pun menjelaskan Agus memang memiliki prinsip memberi tanpa pamrih. “Ternyata [Agus] berprinsip memberi tidak akan berkekurangan itu benar adanya. Matursuwun Bapak mugi Gusti paring Berkah dumateng panjenengan,” tulis pengguna akun Facebook Tri Wahyono.

Tak pelak pujian dan sanjunga ramai-ramai dilontarkan warganet. Mereka juga kagum dengan sikap Agus, si penyaji kuliner bubur ayam di Salatiga yang beramal tanpa pamrih. “Subhanallah… Sungguh mulianya,” tulis pengguna akun Facebook Niah Nona Libra.

“Banyak orang kaya tapi miskin amalnya. Banyak juga orang miskin tapi banyak amalnya,” timpal pengguna akun Facebook Farid Kiply Adja.

“Jatuh cinta pada sebuah ketulusan. Allah maha adil,” tulis pengguna akun Facebook Septiana.

Bukan cuma itu, warganet juga ramai mendoakan Agus agar mendapatkan rezeki melimpah. Tak sedikit dari mereka yang mendoakan adalah orang yang pernah menerima kebaikan Agus. “Dulu pas aku dirawat di rumah sakit juga bapaknya ngasih ke semua pasien di sana, termasuk aku juga,” tulis pengguna akun Facebook Ananda Puspa.

“Subhanallah. Semoga dagangan bapak laris setiap harinya. Amin,” tulis pengguna akun Facebook Bu Zul Bu Zul.

Kiriman terkait penyaji kuliner bubur ayam di Kota Salatiga itu lantas menjadi viral di media sosial, baik Facebook maupun Instagram. Di media sosial Facebook, kisah inspiratif itu telah mendapatkan lebih dari 6.100 likes, ratusan komentar, serta sudah dibagikan ratusan kali. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…