Perayaan Sekaten Peta lalu lintas di area PMPS. Ocktaika Cahya A/JIBI/Harian Jogja.
Jumat, 3 November 2017 10:40 WIB M100/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Ini Dia Panduan Lalu Lintas Perayaan Sekaten

Pemkot Jogja siapkan skenario lalu lintas perayaan Sekaten.

Solopos.com, JOGJA— Jelang gelaran Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS), Pemkot Jogja mulai menyiapkan skenario lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan Alun-Alun Utara Jogja.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Jogja, G.M. Yulianto menyatakan, manajemen dan rekayasa lalu lintas Sekaten pada tahun ini tidak jauh berbeda dari 2016.

Pertama, akan ada satu pintu di sebelah utara Alun-Alun yang merupakan akses masuk pengunjung. Adapun akses masuk pengunjung dari Jalan Pangurakan (ke selatan) lalu lintas akan diarahkan ke kanan atau ke kiri, ke barat maupun ke timur.

Jalan di seputar Alun-Alun akan dibuat satu arah. Mulai dari jalan satu arah dari sisi barat menuju selatan hingga masuk ke Jalan Kauman. Kemudian satu arah dari sisi timur ke timur menuju Jalan Ibu Ruswo.

Adapun jalan yang ada di sisi timur Alun-alun yaitu Kandang Macan akan tetap dibuat dua arah, mengingat di timur-selatan Alun-Alun terdapat perkampungan warga. Sehingga masyarakat tetap bisa mengakses lokasi Sekaten lewat Jalan Kandang Macan.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Jogja juga akan mengadakan penutupan beberapa ruas jalan. Penutupan ruas jalan dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Diantaranya, simpang empat Gerjen di Jalan Kauman. Mulai pukul 16.00 WIB, kendaraan tidak diperbolehkan mengarah ke timur atau ke Jalan Kauman.

Kemudian di Simpang Plengkung Wijilan, mulai pukul 14.00 WIB, kendaraan tidak boleh mengarah ke barat, masuk Jalan Ibu Ruswo harus belok ke selatan tidak boleh langsung ke barat ke Alun-Alun.

Selain itu akan dilakukan penutupan jalan pada pukul 16.00 WIB-22.00 WIB di simpang Jalan Mantrigawen dan Jalan Wijilan. Sehingga kendaraan tidak boleh bergerak ke arah utara di Jalan Wijilan. Dari pukul 16.00 WIB-22.00 WIB hanya boleh mengarah ke selatan. “Itu beberapa tempat yang nanti akan kitakami adakan penjagaan di sana,” kata Yulianto dalam jumpa pers Kamis (2/11/2017).

PMPS merupakan perayaan peringatan ulang tahun Nabi Muhammad SAW yang diadakan setahun sekali pada bulan Maulid atau bulan ketiga dalam penanggalan Jawa. Tahun ini, PMPS digelar pada 10 November hingga 30 November.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…