Kawasan simpang Joglo, Kadipiro Banjarsari Solo Kawasan simpang Joglo, Kadipiro Banjarsari Solo (Burhan A/JIBI/Solopos)
Jumat, 3 November 2017 14:15 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Solo Share :

Ini Alasan Kawasan Solo Utara Dinilai Cocok untuk Ekspansi Bisnis

Pemkot Solo mengembangkan kawasan Solo Utara.

Solopos.com, SOLO — Banyak pengusaha yang sudah melirik kawasan Solo utara untuk ekspansi usaha. Kawasan Solo utara pun dinilai harus menjadi pusat perekonomian baru seiring dengan dibangunnya jalan tol.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo, Sri Haryanto atau akrab disapa Gareng, menyampaikan Solo bagian utara bisa dikembangkan menjadi kawasan ekonomi baru layaknya Solo Baru di Grogol Sukoharjo. Sebab, masih cukup banyak lahan yang tersedia. Apalagi saat ini cukup banyak lahan yang telah dibeli oleh pengusaha.

“Solo utara itu bisa menjadi seperti Solo Baru karena dekat dengan jalan tol dan juga ada ring road sehingga akses mudah. Ada beberapa pengusaha yang berminat mengembangkan kawasan tersebut, seperti untuk pengembangan bisnis ritel karena wilayah tersebut saat ini sudah ramai. Hotel juga sudah mulai merambah kesana, tidak menutup kemungkinan aneka industri akan bermunculan disana,” ungkap Gareng, Kamis (2/11/2017).

Selain pengembangan pusat bisnis dan ekonomi, pariwisata pun bisa dikembangkan di wilayah tersebut. Menurut dia, berbagai atraksi hiburan modern maupun yang bertema budaya lokal harus dikembangkan supaya menarik orang untuk singgah atau datang ke Solo.

“Jalan tol memberi dampak positif tapi juga ada negatifnya. Oleh karena itu, sebagai kawasan yang berada dekat dengan jalan tol, perkembangan hiburan pun harus dilakukan supaya menarik orang untuk mampir. Jangan sampai Solo hanya dilewati sehingga membuat kota menjadi sepi setelah jalan tol dioperasikan,” kata dia.

Wilayah Boyolali, Karanganyar, maupun Sragen yang berbatasan dengan wilayah Solo utara juga terus berkembang, khususnya untuk hunian sehingga semakin ramai dan akan menciptakan pertumbuhan kawasan ekonomi baru untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solo, Daryono, menyampaikan Solo utara bisa mendukung penguatan meeting, incentive, convention, and exhibition(MICE). Kawasan Pedaringan bisa dikembangkan untuk convention hall.

Selain itu, ada Solo Techno Park (STP) dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) yang bisa diintegrasikan sebagai paket wisata baru.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…