Sri Sultan Hamengku Buwono X-Gubernur DIY (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto) Sri Sultan Hamengku Buwono X-Gubernur DIY (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Jumat, 3 November 2017 07:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

INFRASTRUKTUR DIY
Underpass Kentungan Akan Selesai 2019

Underpass Kentungan bakal segera dibangun

Solopos.com, JOGJA-Pemerintah Pusat akhirnya akan memulai kembali rencana pembangunan underpass Kentungan yang selama memang menjadi salah satu titik paling macet di DIY. Ditargetkan, pada akhir 2019, jalan tersebut sudah bisa beroperasi.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Rabu (1/11/2017). Ia menyatakan, proyek tersebut sempat ditunda Pemerintah Pusat, tapi saat ini kembali akan digulirkan. “Tapi sekarang sudah, berarti duite ono [uangnya ada]. Ya, alhamdulilah. Semestinya sudah dibangun tahun 2016, tapi sempat di-pending [ditunda]. Namun, sekarang sudah diputus lagi. Kami sudah diundang, katanya akan jalan lagi,” ucapnya kepada wartawan.

Ia mengatakan, underpass yang akan dibuat terlebih dahulu adalah underpass di simpang empat Kentungan. Seperti diketahui, rencana pembuatan jalan bawah tanah itu rencananya akan dibuat di dua tempat, Persimpangan Kentungan dan Gejayan.

Alasan dari didahulukannya pembanguanan underpass simpang empat Kentungan karena Detail Engineering Design (DED) underpass di sana sudah kelar dibuat. “DED Kaliurang soalnya sudah selesai. Karena enggak ada duit waktu itu, jadi DED Depok ditunda,” ucapnya.

Pembangunan proyek tersebut, tentu diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut. Seperti diketahui, ruas simpang empat Kentungan merupakan salah satu simpul kemacetan di DIY. Antrean panjang kendaraan biasanya dengan mudah ditemui saat sore hari, utamanya saat jam pulang kerja. Kemacetan akan menjadi-jadi ketika hari libur seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Antrean panjang kendaraan di simpang itu berasal dari semua arah. Dari barat, kendaraan roda empat seringkali menerobos jalur lambat demi mempercepat antrian, hal yang sama juga kerap terjadi dari arus arah timur.

Persoalan serupa juga terjadi pada arus dari arah utara dan selatan. Bahkan pada saat perayaan malam tahun baru, kepolisian membuat rekayasa jalur satu arah untuk arus dari utara di simpang empat Kentungan karena banyaknya kendaraan yang turun dari Wisata Kaliurang. Persoalan itulah yang membuat Pemda DIY mendesak kepada pemerintah pusat selaku pemilik jalan nasional untuk menambah infrastruktur berupa underpass.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…