Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/dok)
Jumat, 3 November 2017 07:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

INFRASTRUKTUR DIY
Anggaran Pembangunan Underpass Kentungan Diperkirakan Capai Rp50 Miliar

Underpass Kentungan dianggarkan Rp50 miliar

Solopos.com, JOGJA-Pembangunan underpass Kentungan akan dilanjutkan Pemerintah Pusat. Jumlah dana yang dialokasikan diperkirakan mencapai puluhan miliar.

Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN) DIY Deny Firmansyah mengatakan, kemungkinan dana yang diturunkan pusat mencapai Rp50 miliar. “Tapi saya belum berani mengatakan ada atau tidak dana segitu. Sekarang lagi proses,” ucap dia, Kamis (2/11/2017).

Dana tersebut, sudah termasuk dalam pembebasan lahan. Namun, ia mengatakan tidak ingat persis berapa luas lahan yang dibebaskan. Ia mengatakan, lantaran DED sudah selesai dikerjakan, langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah menyusun dokumen perencanaan pembebasan lahan.

Baca juga : Underpass Kentungan Akan Selesai 2019

Hal itu, sambung Denny, kemungkinan baru bisa dilakukan pada awal 2018. Sementara, untuk pembangunan fisik ditargetkan bisa dikerjakan pada pertengahan tahun atau akhir tahun. Tergantung durasi pembebasan lahan.“Lama pengerjaan diperkirakan 15 bulan. Underpass akan dibuat di jalan nasional, dari barat ke timur. Diharapkan akhir tahun 2019 sudah selesai. Baru setelah itu dipikirkan yang di Gejayan,” ucap dia.

Sebelumnya, Anggota Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan DIY, Rani Sjamsinarsi mengatakan, underpass Kentungan dan underpass Gejayan merupakan salah dua dari 17 program prioritas Pemerintah Daerah DIY. “Dua-duanya [underpass Kentungan dan Gejayan] program Pemerintah Pusat tapi tugas kami mempercepat komunikasi dengan pusat. Itu perlu kami kawal, karena underpass Kentungan dan Gejayan sangat dekat dengan lalu lintas kita,” kata Rani.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…