Instagram Stories (Detik) Instagram Stories (Detik)
Jumat, 3 November 2017 14:10 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Gadget Share :

Girangnya Zuckerberg, Instagram Stories dan Status Whatsapp Tembus 300 Juta Pengguna

Zuckerberg juga menuliskan status yang menyebut bahwa keuntungan Facebook di kuartal III memiliki rekor pendapatan serta harga saham tertinggi.

Solopos.com, NEW YORK – CEO dan Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan pencapaian terbaru Instagram dan Whatsapp. Dikatakan Mark, Instagram Stories dan Status Whastapp telah digunakan 300 juta orang di seluruh dunia.

Hasil itu hampir dua kali lipat jumlah pengguna Snapchat sebanyak 173 juta yang aktif setiap harinya. Sebelumnya WhatsApp pada Juli 2017 dan Instagram pada Juni 2017 mengumumkan jumlah pengguna sebanyak 250 juta.

Zuckerberg juga menuliskan status yang menyebut bahwa keuntungan Facebook di kuartal III memiliki rekor pendapatan serta harga saham tertinggi. Meskipun sempat beredar kabar soal pemilihan umum Rusia yang membayangi Facebook, namun hal itu tampaknya tak berpengaruh bagi perusahaan.

Dikutip dari Tech Crunch, Kamis (2/11/2017), saat ini beberapa produk Facebook termasuk Instagram Stories, Facebook Stories, dan Messenger Day memiliki filter augmented reality yang cukup mirip dengan milik Snapchat.

Instagram sendiri baru-baru ini telah memperkenalkan fitur baru berupa kemampuan Superzoom yang memberikan efek pembesaran gambar secara dramatis dan juga fitur Stop Motion.

Zuckerberg mengatakan bahwa fitur yang dibawa adalah sebuah dorongan besar bagi Facebook untuk menggeser fokus “waktu yang dihabiskan” menjadi “menghabiskan waktu dengan baik”.

“Penelitian menunjukkan bahwa berinteraksi dengan teman dan keluarga di media sosial cenderung lebih bermakna dan bisa menjadi baik untuk kesejahteraan kita, dan itulah waktu yang dihabiskan dengan baik. Tapi saat kita hanya mengkonsumsi konten secara pasif, itu mungkin kurang benar,” kata Zuckerberg.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…