Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto menunjukan peta jalur rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan selama PMPS, di Balai Kota, Kamis (2/11/2017). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto menunjukan peta jalur rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan selama PMPS, di Balai Kota, Kamis (2/11/2017). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 3 November 2017 10:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Ada Pasar Malam Sekaten d Alun-Alun Utara, Pintu Masuk Hanya dari Utara

Dinas Perhubungan Kota Jogja akan merekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) pada 10-30 November mendatang

Solopos.com, JOGJA -Dinas Perhubungan Kota Jogja akan merekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) pada 10-30 November mendatang di Alun-alun Utara (Altar) agar tidak menimbulkan kepadatan di beberapa ruas jalan menuju Altar.

Baca juga : Pasar Malam Sekaten Digelar 10-30 November, Masih Ada Stan Kosong!

“Nantinya pintu masuk arena sekaten hanya ada satu, yakni di utara atau Jalan Pangurkan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, di Balai Kota, Kamis (2/11/2017).

Yulianto mengatakan arus kendaraan dari arah Jalan Pangurakan atau Jalan Trikora berlaku satu jalur ke arah Jalan Kauman di barat Altar dan satu jalur ke arah Jalan Ibu Ruswo di timur Altar. Jalur sisi Latar dibuat searah karena sebagian jalur tersebut akan digunakan untuk parkir sepeda motor pengunjung.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan menutup beberapa ruas jalan menuju kawasan Altar agar volume kendaraan tidak menumpuk di simpang jalan, di antaranya penutupan di lakukan di Simpang Tiga Mantrigawen Wijilan hanya diberlakukan ke arah timur, lalu simpang Gerjen Wijilan.

Sementara dari arah barat Altar penutupan arus diberlakukan mulai dari Simpang Empat Jalan Kauman. “Penutupan diberlakukan mulai pukul 16.00-22.00 WIB selama sekaten berlangsung,” ujar Yulianto.

Untuk mengatur lalu lintas pihaknya sudah menugaskan delapan petugas yang akan siaga di ruas jalan menuju Altar.

Lebih lanjut, Yulianto mengatakan bagi pengunjung sekaten yang menggunakan mobil hanya boleh menurunkan penumpang di beberapa titik, yakni di selatan Masjid Kauman dan sekitar parkir Jogja Galery. Kemudian akan diarahkan untuk parkir di tempat khusus parkir (TKP) Ngabean dan TKP Senopati.

Adapun tarif parkir sepeda motor pengunjung sampai kemarin belum ditetapkan. Yulianto mengaku kewenangan mengatur parkir selama pelaksanaan PMPS ada di kecamatan karena parkir tersebut masuk katagori parkir insidental.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…