Seekor giant panda betina bernama Hu Chun berada di kandang saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (28/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Muhammad Iqbal)
Kamis, 2 November 2017 23:30 WIB Ramdha Mawaddhaelf/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Sepasang Giant Panda asal Tiongkok Segera Muncul di Taman Safari

Sepasang giant panda asal Tiongkok yang datang September lalu segera muncul di Taman Safari Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA — Setelah resmi menyambut kehadiran sepasang Giant Panda di Bandara Soekarno Hatta pada 28 September 2017, mamalia menggemaskan ini siap menyapa masyarakat di Taman Safari Indonesia (TSI).

Sebelum menyapa masyarakat, sepasang panda ini juga telah melalui proses karantina guna memastikan bahwa sepasang Giant Panda dapat beradaptasi dengan baik dan layak dengan iklim, cuaca, lingkungan, dan habitat di TSI Cisarua, Bogor.

Taman Safari Indonesia kini mempersiapkan sepasang Giant Panda ini dalam masa penyesuaian. Mereka juga menyiapkan fasilitas bagi masyarakat yang ingin berkunjung dimulai November.

Berada di dalam kawasan konservasi terpadu Taman Safari Bogor, wahana yang diberi nama Istana Panda Indonesia ini terletak di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini berada dalam sebuah lingkungan alami yang telah dirancang meniru habitat alami Giant Panda seperti di Tiongkok.

Tempat ini dikelilingi alam pegunungan yang sejuk, daerah lembah hutan lebat, serta suhu harian yang berkisar antara 15-24 derajat Celcius. Sepasang panda tersebut telah berhasil beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan nyaman karena kondisi alam tersebut sesuai ekosistem asal mereka.

Istana Panda Indonesia akan menjadi rumah bagi panda jantan bernama Cai Tao dan panda betina bernama Hu Chun selama kurang lebih 10 tahun ke depan dalam periode breeding loan disepakati. Anak panda yang dilahirkan oleh pasangan ini kelak akan dikembalikan dan menjadi milik peminjam, yaitu pemerintahan Tiongkok.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…